Terpilih Ketua DPW ATI Jateng, Asri Purwanti Siap Bangkitkan Tinju
SEMARANG (Soloaja.co) – Sektor olahraga tinju di Jawa Tengah bersiap memasuki babak baru. Asri Purwanti resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) Jawa Tengah periode 2026–2031. Penunjukan ini membawa misi besar untuk mengembalikan kejayaan tinju di wilayah tersebut.
Asri, yang juga dikenal sebagai Ketua DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jawa Tengah, menegaskan bahwa tinju adalah instrumen penting bagi pembinaan karakter generasi muda.
“Tinju bukan sekadar olahraga keras, tetapi sarana pembinaan fisik, mental, dan disiplin. Ini peluang besar bagi atlet untuk meraih prestasi,” ujar Asri Jum'at (03/04).
- Kuota Habis Tetap Bisa Eksis: Telkomsel Hadirkan Mode Dasar Instagram
- Polres Sukoharjo Terjunkan 350 Personel Amankan Paskah
Program Strategis dan Regenerasi
Guna merealisasikan visi tersebut, DPW ATI Jateng telah menyiapkan sejumlah langkah konkret:
* Akselerasi Kompetisi: Memperbanyak gelaran event dan kejuaraan rutin di daerah untuk meningkatkan pengalaman bertanding para atlet.
* Peningkatan SDM: Menggelar pelatihan intensif bagi wasit dan pelatih demi standarisasi kualitas pertandingan.
* Pembinaan Usia Dini: Menjalin kerja sama dengan sekolah dan klub lokal untuk memastikan regenerasi atlet berjalan konsisten.
Asri juga menekankan pentingnya sinergi dengan pengurus pusat agar arah pembinaan di Jawa Tengah selaras dengan standar nasional dan internasional.
- KAI Daop 6 Layani 1,2 Juta Penumpang Selama Lebaran 2026
- 5 Strategi Menghadapi Fluktuasi Reksadana Saham dengan Tenang
Harapan dari Pusat
Restrukturisasi ini didukung penuh oleh Pengurus Pusat ATI. Pelaksana Tugas Ketua Umum ATI Pusat, Ester Situmorang, menegaskan bahwa Jawa Tengah adalah wilayah prioritas pengembangan karena potensi atletnya yang sangat besar.
“ATI tidak butuh pengurus simbolik. Yang dibutuhkan adalah kerja nyata, mencetak atlet, dan menghadirkan kompetisi berkualitas,” tegas Ester merujuk pada SK Nomor: 01/ATI/SK/III/2026.
Sejalan dengan UU No. 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, langkah ATI ini diharapkan mampu menjadikan Jawa Tengah sebagai lumbung petinju profesional yang siap bersaing di kancah dunia.
