Prospect Talks ke-61 Bedah Buku CSR Kolaboratif di Kampus UGM

Kusumawati - Rabu, 29 April 2026 20:02 WIB
Prospect Talks ke-61 Bedah Buku CSR Kolaboratif di Kampus UGM (Soloaja)

YOGYAKARTA (Soloaja.co) — Prospect Institute kembali menggelar diskusi rutin Prospect Talks edisi ke-61 dengan menyambangi Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Rabu (29/4). Acara bertajuk Prospect Talks Book Insights #61 ini menjadi ruang diskusi kritis bagi akademisi dan mahasiswa dalam membedah praktik Corporate Social Responsibility (CSR) di Indonesia.

Agenda utama kegiatan tersebut adalah membedah buku berjudul CSR Kolaboratif: Sinergi Multi Sektor dalam Pemberdayaan Masyarakat. Buku ini merupakan karya monumental yang merangkum esensi diskusi dari Prospect Talks edisi 2 hingga 19, yang mengupas tuntas pentingnya kolaborasi antar sektor sebagai kunci keberhasilan pemberdayaan masyarakat.

Pemilihan Fakultas Pertanian UGM sebagai lokasi diskusi dinilai sangat relevan karena materi buku banyak bersinggungan dengan isu pemberdayaan masyarakat pedesaan dan sektor agrikultur. Keterlibatan mahasiswa diharapkan menjadi eksposur nyata terkait pembelajaran pembangunan pedesaan dan ketahanan pangan secara komprehensif.

Diskusi ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Sustainability Consultant Manager Prospect Institute sekaligus salah satu penulis buku, Dyah Putri Utami, serta Guru Besar Fakultas Pertanian UGM, Prof. Dr. Ir. Sunarru Samsi Hariadi, M.S.

Dalam paparannya, Dyah Putri Utami menekankan bahwa kolaborasi dalam konteks CSR harus mampu memperkuat ekosistem antara masyarakat, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya. Ia berharap sinergi ini tidak hanya menjadi program perusahaan semata, tetapi mampu menciptakan manfaat yang berlipat ganda bagi masyarakat luas.

Pembahasan dalam bedah buku tersebut mencakup tiga poin utama, yakni sinergi multi-sektor agar tidak terjadi tumpang tindih peran, pembedahan pemikiran dari 18 edisi Prospect Talks sebagai panduan praktis, serta relevansi CSR dalam memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani melalui pemberdayaan berkelanjutan.

Selain itu, buku ini menyoroti aspek kesehatan, keanekaragaman hayati, ekonomi, lingkungan, hingga sosial budaya sebagai fokus utama dalam menafsirkan realitas di tengah masyarakat.

Prof. Dr. Ir. Sunarru Samsi Hariadi, M.S., menyambut baik kehadiran karya tulis terbaru ini. Menurutnya, buku tersebut berhasil menangkap fenomena secara kualitatif dengan perspektif holistik. Ia berharap ke depan pembahasan dapat merambah ke ranah kuantitatif untuk menciptakan model kolaboratif yang lebih sinergis antar lembaga.

Acara yang berlangsung interaktif ini diharapkan dapat menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk memahami dinamika dunia kerja, khususnya di bidang pengembangan masyarakat atau Community Development. Prospect Institute sendiri merupakan konsultan keberlanjutan yang berkomitmen memberikan dampak positif melalui riset dan aksi sosial.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS