Program Jarpak, Mahasiswa UNS Magang di Perkebunan Bandung
BANDUNG (Soloaja.co) – Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) membuktikan bahwa ruang kelas terbaik adalah dunia kerja yang sesungguhnya. Melalui program magang Pembelajaran Berdampak (Jarpak), enam mahasiswa dari Program Studi Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian terjun langsung ke industri perkebunan di PT Melania Indonesia Cibuni Estate, Rancabali, Kabupaten Bandung.
Program yang berlangsung sejak Februari hingga Juli 2026 ini dirancang untuk memberikan pengalaman holistik. Berikut adalah poin-poin utama dari kegiatan tersebut:
* Pengalaman Komprehensif: Mahasiswa terlibat mulai dari tahap observasi, perencanaan lapangan, hingga evaluasi akhir.
* Praktik Agribisnis: Fokus kegiatan meliputi budidaya tanaman, manajemen alur komunikasi organisasi, hingga proses pascapanen.
* Pengembangan Diri: Selain kemampuan teknis, program ini mengasah soft skills krusial seperti kerja sama tim, komunikasi profesional, dan kemampuan adaptasi di lingkungan manajemen.
- Stok Beras Solo Raya Melimpah, DPR RI Puji Kinerja Bulog Hadapi El Nino
- Hemat di Grab Pakai Kartu Kredit BRI, Ada Diskon hingga Rp25.000
- Harga Emas Koreksi, Ini Sikap yang Sebaiknya Diambil Investor
Teori dan Realitas Lapangan
Nabila Sabilla, salah satu peserta magang, mengungkapkan bahwa terjun langsung ke perkebunan memberikan perspektif baru yang tidak ditemukan di buku teks. Menurutnya, pengalaman ini memperjelas bagaimana teori-teori perkuliahan diimplementasikan untuk menjawab tantangan nyata di lapangan.
Komitmen Lulusan Siap Kerja
Program ini menjadi langkah nyata UNS dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki daya saing tinggi dan mentalitas profesional. Dengan kolaborasi erat antara akademisi dan industri, diharapkan sektor agribisnis Indonesia mendapatkan pasokan talenta muda yang adaptif dan inovatif.
