Prediksi 5-7 April Puncak Arus Balik Lebaran 2025 Tol Trans Jawa
SEMARANG (Soloaja.co) – Arus balik Lebaran 2025 melalui Tol Trans Jawa mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Data dari Jasa Marga mencatat, sejak Rabu (2/4) hingga Kamis (3/4), sebanyak 82.572 kendaraan atau sekitar 17,2% dari total 480.195 kendaraan pemudik telah kembali ke arah Jakarta.
Jumlah ini diperkirakan terus meningkat pada Jumat (4/4), yang ditaksir akan mencapai 37% dari total volume kendaraan arus mudik.
Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, Brigjen Pol Sonny Irawan, mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu kepulangan guna menghindari kepadatan lalu lintas pada puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada Sabtu hingga Senin, 5–7 April 2025.
- Minyak Telon UMKM Indonesia Menyapa Dunia, BRI Dukung Ekspansi Global
- Anomali Arus Mudik Terjadi di Lebaran 2025, Banyak Warga Baru Mudik Pasca-Lebaran
"Saat ini arus masih relatif lancar, tetapi kami perkirakan mulai 5 April hingga 7 April akan terjadi lonjakan hingga 20% kendaraan per hari. Ini jauh lebih tinggi dibandingkan arus balik 2–4 April yang berkisar 12%," ujar Brigjen Pol Sonny dalam keterangannya, Jumat (4/4).
Ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan rest area di sepanjang Tol Trans Jawa, yang sering menjadi titik kemacetan.
"Kami imbau pemudik tidak berlama-lama di rest area. Gunakan fasilitas tersebut secara efisien dan bijak. Jika penuh, sebaiknya keluar di pintu tol terdekat untuk istirahat di SPBU atau tempat lainnya," tambahnya.
Untuk mendukung kelancaran arus balik, Polda Jawa Tengah bersama instansi terkait telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas baik di jalur tol maupun arteri. Pemudik juga diingatkan untuk memantau kondisi lalu lintas melalui aplikasi atau kanal resmi Polda Jateng sebelum memulai perjalanan.
- Arus Balik Mulai Meningkat, Daop 6 Yogyakarta Catat Layani 29.753 Penumpang
- Alami Gangguan Emosional, Perempuan Mengamuk Dibantu Petugas Pos Terpadu Sukoharjo
Sebagai langkah antisipatif terhadap lonjakan kendaraan, pemerintah akan memberlakukan sistem one way nasional pada Minggu (6/4) mulai pukul 09.00 WIB.
Penerapan sistem satu arah ini akan dimulai dari Gerbang Tol Kalikangkung hingga Cikampek Utama (Cikatama) guna mengurai potensi kemacetan.
"Kami harap masyarakat mematuhi aturan lalu lintas saat one way diberlakukan. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, cukup istirahat sebelum perjalanan, dan ikuti arahan petugas di lapangan untuk memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan," pungkas Brigjen Pol Sonny.