Arus Balik Mulai Meningkat, Daop 6 Yogyakarta Catat Layani 29.753 Penumpang

Kusumawati - Jumat, 04 April 2025 16:31 WIB
Arus Balik Mulai Meningkat, Daop 6 Yogyakarta Catat Layani 29.753 Penumpang (soloaja.co)

YOGYAKARTA (Soloaja.co) – Empat hari pasca Lebaran 2025, Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mulai memasuki masa arus balik dengan jumlah penumpang yang terus meningkat.

Berdasarkan data hingga Jumat pagi (4/4/2025) pukul 09.00 WIB, tercatat sebanyak 29.753 pelanggan diberangkatkan dari berbagai stasiun di wilayah Daop 6. Sementara itu, jumlah kedatangan juga masih tinggi, yakni mencapai 28.737 pelanggan.

Tiga stasiun dengan jumlah pemberangkatan tertinggi adalah Stasiun Tugu Yogyakarta (11.554 pelanggan), Stasiun Solo Balapan (7.245 pelanggan), dan Stasiun Lempuyangan (4.932 pelanggan). Untuk kedatangan, Stasiun Yogyakarta juga mencatat angka tertinggi dengan 10.894 penumpang, diikuti Stasiun Lempuyangan (6.929) dan Solo Balapan (6.894).

“Secara kumulatif sejak dimulainya Angkutan Lebaran, kami telah memberangkatkan 336.320 pelanggan dan menerima kedatangan 364.006 pelanggan,” jelas Feni Novida Saragih, Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta.

Hingga hari ini, penjualan tiket KA Lebaran telah mencapai 95 persen dari total kapasitas yang disediakan, yakni 398.542 tiket dari 418.122 kursi yang tersedia. Feni mengimbau masyarakat yang belum membeli tiket arus balik untuk segera melakukan pemesanan melalui kanal resmi seperti aplikasi Access by KAI atau situs kai.id.

Puncak arus balik sendiri diperkirakan akan terjadi pada Minggu, 6 April 2025, dengan jumlah tiket terjual mencapai 28.875. Angka ini diprediksi terus bertambah seiring masih dibukanya penjualan tiket.

Selama masa angkutan Lebaran, KAI Daop 6 mengoperasikan 37 perjalanan kereta api jarak jauh per hari, termasuk satu KA tambahan relasi Yogyakarta–Gambir yang mulai beroperasi sejak 30 Maret 2025.

Dalam upaya meningkatkan kenyamanan, KAI juga mendorong penumpang memanfaatkan layanan face recognition yang tersedia di Stasiun Yogyakarta, Lempuyangan, dan Solo Balapan. Teknologi ini memungkinkan proses boarding yang lebih cepat dan praktis tanpa perlu menunjukkan tiket atau kartu identitas.

Feni juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada di perlintasan sebidang, mengingat tingginya frekuensi perjalanan KA selama masa Lebaran. “Kami ucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi utama. Kami berkomitmen terus meningkatkan layanan demi menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan,” tutupnya.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS