Peserta Kejuaraan Silat Piala Wali Kota Surakarta Dijamin BPJS Ketenagakerjaan
SOLO, soloaja.co — Sebanyak 528 atlet pencak silat yang berlaga dalam Kejuaraan Pencak Silat Piala Wali Kota Surakarta 2026 resmi terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Para pesilat tersebut mendapatkan perlindungan penuh melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).
Ajang bergengsi yang berlangsung pada 10–11 Oktober 2026 di GOR Indoor Manahan Surakarta ini diikuti sekitar 1.030 hingga 1.036 pesilat dari 125 kontingen perguruan anggota Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).
- Monumen Pers Goes To School 2026 Hadir di SMKN 2 Surakarta
- Kejari Sukoharjo Musnahkan BB 554,86 Gram Sabu Dan 697 Butir Pil Koplo
Perlindungan JKK menjadi krusial untuk memberikan rasa aman bagi para atlet. Mengingat pencak silat merupakan olahraga bela diri dengan risiko cedera tinggi, baik saat latihan maupun bertanding di gelanggang.
Melalui program JKK, atlet yang mengalami kecelakaan berhak memperoleh manfaat pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan medis, mulai dari pemeriksaan, pengobatan, perawatan, hingga santunan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Surakarta, Dian Agung Senoaji, menyampaikan bahwa perlindungan jaminan sosial bagi atlet merupakan langkah penting untuk mendukung keselamatan serta keberlangsungan karir mereka.
- Pelantikan PB ESI 2026–2030, Herindra Tegaskan Komitmen Majukan Esports
- CdM Indonesia Ajak WNI di Jepang Dukung 103 Atlet di Asian Para Games 2026
“Para atlet memiliki semangat dan dedikasi tinggi untuk meraih prestasi, tetapi mereka juga menghadapi risiko kecelakaan dalam aktivitas olahraga. Melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja, kami ingin memastikan bahwa atlet yang telah terdaftar mendapatkan perlindungan sesuai ketentuan apabila mengalami kecelakaan,” ujar Dian.
Ia menambahkan, dengan adanya jaminan sosial ini, atlet beserta keluarga dapat merasa lebih tenang sehingga para pesilat bisa fokus mengembangkan potensi dan mengejar prestasi maksimal.
Dian juga mengimbau para penyelenggara acara olahraga dan pengurus perguruan pencak silat untuk semakin sadar akan pentingnya aspek keselamatan atlet. Terdaftarnya 528 atlet dalam ajang ini diharapkan menjadi pendorong bagi insan olahraga lain di Solo Raya untuk melengkapi diri dengan perlindungan jaminan sosial.
