Perkuat Pemasaran UMKM, Mahasiswi KKN UNISRI Gelar Pelatihan Foto Produk UMKM
KARANGANYAR (Soloaja.co) - Ada satu UMKM yang cukup dikenal di Desa Munggur, Mojogedang, Karanganyar, yakni pembuatan aneka perabot rumah tangga dari kain perca. Yanti merupakan pemilik usaha keset sejak 2016, dengan hasil produksi utamanya adalah keset dan tatakan dan celemek.
“Dulu ada yang membantu menjahit, tapi karena pandemiu sekarang saya sendiri yang menjalankan usaha ini. Sebisanya mengerjakan pesanan,” ungkap Yanti.
- Prof Prof Jamal Resmi Lantik 10.409 Mahasiswa Baru UNS
- SangiRUN Night Trail 2022, Berwisata dan Olah Raga di Situs Manusia Purba Sangiran
Keset kain perca ini memiliki merk Keset YRB. Usaha ini belum dipasarkan secara luas. Hanya melalui WhatsApp dan getok tular dari tetangga-tetangga. Usaha ini juga sudah memiliki beberapa reseller dari tetangga sekitar.
Dengan melihat adanya peluang usaha UMKM keset perca agar dapat semakin berkembang, Mahasiswi KKN dari Universitas Slamet Riyadi Anastasia Elvira dari jurusan Ilmu Komunikasi memberikan pelatihan pemasaran utamanya dalam mengambil foto produk.
- Kemeriahan Hari Kemerdekaan, Kota Solo Bertabur Lampion Bergambar Garuda dan Pakuwon
- Kerjasma BNI dan Indomaret Perkuat Ekosistem Cashless
“Kami melihat usaha ini bisa berkembang pesat, hanya saja pemasaran masih sederhana, nah kami akan bantu dengan pengetahuan tentang foto produk agar lebih dikenal luas,” kata Anastasia Elvira, Sabtu 13 Agustus 2022.
Pelatihan foto produk dilakukan dengan peralatan sederhana. Yaitu kamera hp, kertas karton putih untuk background, dan properti pendukungnya yaitu tumbuhan kaktus, sandal, gelas, dan piring anyaman.
- Tim PKM-PM Unisri Lakukan Pendampingan Emosional Siswa Disabilitas YPAC Prof Soeharso
- Mahasiswa UNS Raih Juara 1 Lomba Debat Nasional SMARTWEEK 6.0
Sebelum memberikan pelatihan, Elvira selaku Mahasiswi UNISRI memberikan sedikit materi mengenai foto produk serta contohnya. Setelah pemberian materi selesai, dilanjutkan dengan pelatihan foto produk yang dilakukan dengan cahaya yang pas.
Setelah melakukan pelatihan foto produk, foto yang dihasilkan diunggah untuk promosi melalui media sosial yang dimiliki. Dengan adanya pelatihan foto produk ini, diharapkan dapat membantu dalam meningkatkan nilai jual produk sehingga produk semakin banyak dilirik konsumen dan semakin laris dalam penjualannya.