Optimalkan Program Pendidikan, Dewan Pendidikan Audiensi ke DPRD

Kusumawati - Rabu, 12 Agustus 2026 20:28 WIB
Dewan Pendidikan Surakarta audiensi dengan DPRD kota Surakarta (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Pimpinan DPRD Kota Surakarta menerima audiensi dari Dewan Pendidikan Kota Surakarta di Ruang Rapat Pimpinan DPRD, Selasa siang (11/8). Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari rencana kegiatan terdekat hingga tantangan anggaran pendidikan di tengah kebijakan efisiensi daerah tahun 2026.

Wakil Ketua DPRD Kota Surakarta, Daryono, menyampaikan bahwa seluruh jajaran Dewan Pendidikan hadir lengkap untuk memaparkan rencana kerja sekaligus mendiskusikan berbagai persoalan krusial terkait arah pembangunan pendidikan di Kota Surakarta.

Rencana Seminar dan Jalan Sehat

Salah satu poin utama yang disampaikan dalam audiensi adalah rencana penyelenggaraan seminar atau "Diskusi Pendidikan" yang dijadwalkan pada pertengahan atau akhir September mendatang. Terkait hal ini, Dewan Pendidikan secara terbuka meminta dukungan fasilitas dari pihak legislatif.

"Rencananya dilaksanakan di pertengahan September atau akhir September dan minta support dari DPRD," ujar Daryono.

Daryono menambahkan, DPRD menyambut baik rencana tersebut dan akan menyesuaikan jadwal internal agar fasilitas kantor DPRD, seperti Ruang Graha Paripurna, bisa dioptimalkan untuk menyukseskan acara tersebut.

Selain seminar, Dewan Pendidikan juga merencanakan kegiatan jalan sehat di kawasan Balai Kota Surakarta. Pihak DPRD berkomitmen untuk memfasilitasi koordinasi lintas instansi agar agenda ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta.

Soroti Efisiensi Anggaran 2026

Di sisi lain, audiensi ini juga menjadi wadah aspirasi terkait minimnya alokasi anggaran operasional. Daryono mengungkapkan bahwa kebijakan efisiensi anggaran secara masif pada tahun anggaran 2026 turut berdampak langsung pada kantong anggaran Dewan Pendidikan Kota Surakarta.

Kondisi ini cukup kontradiktif mengingat reputasi Dewan Pendidikan Kota Surakarta saat ini tengah memegang tanggung jawab besar sebagai koordinator Asosiasi Dewan Pendidikan Kabupaten/Kota se-Indonesia.

"Memang 2026 ini ada efisiensi yang cukup masif, termasuk anggaran untuk Dewan Pendidikan. Padahal kebetulan Dewan Pendidikan Kota Surakarta didapuk sebagai koordinator asosiasi tingkat nasional," jelasnya.

Melihat urgensi tersebut, DPRD berkomitmen untuk melakukan advokasi anggaran bersama Pemkot Surakarta agar berbagai program kerja strategis—baik skala lokal maupun nasional—tetap berjalan optimal.

Menjaga Sekolah Ramah Anak

Pertemuan ditutup dengan diskusi mendalam mengenai potret pendidikan di Solo. Baik DPRD maupun Dewan Pendidikan sepakat untuk memperkuat sinergi demi mempertahankan mutu pendidikan lokal yang adaptif terhadap arus globalisasi, namun tetap mempertahankan lingkungan belajar yang ramah anak.

"Kami berdiskusi agar kualitas pendidikan ke depan lebih baik, mempertahankan pendidikan yang memang ramah dengan anak, dan tangguh di tengah kondisi globalisasi yang begitu kuat," pungkas Daryono.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS