'Motoran Bareng Ayah' Wali Kota Respati Pimpin Ikrar GAS MAS di Solo
SOLO (Soloaja.co) — Wali Kota Solo, Respati Ardi, mengikuti kegiatan Motoran Bareng Ayah bertajuk "Satu Perjalanan, Satu Kenangan", Sabtu (11/7). Acara yang diinisiasi oleh Komunitas Jalan Bareng Ayah ini menjadi momentum penting untuk menguatkan kembali peran seorang ayah dalam tumbuh kembang anak.
Ratusan ayah tampak antusias memboncengkan anak mereka berkeliling Kota Solo. Rombongan memulai rute perjalanan dari Loji Gandrung dan berakhir di Taman Balekambang. Setibanya di lokasi finis, kebersamaan berlanjut dengan berbagai permainan seru (fun games) yang melibatkan interaksi langsung antara ayah dan anak.
- Mahasiswa KKN UMS Latih Kader Purbayan Tangani Tersedak dan Gigitan Ular
- Merdeka dari Blank Spot, Warga Cipetung Kini Nikmati Jaringan Internet Telkomsel
Pada puncak acara, Wali Kota Respati memimpin pembacaan ikrar Gerakan Bapak Seneng Momong Anak Solo (GAS MAS) yang diikuti oleh seluruh peserta.
Dalam sambutannya, Respati menyampaikan apresiasi tinggi kepada penyelenggara karena telah menghadirkan ruang kebersamaan sekaligus pengingat pentingnya kehadiran figur ayah secara emosional di dalam keluarga. Ayah, menurutnya, merupakan pilar utama yang bertanggung jawab penuh dalam membentuk karakter masa depan anak.
"Investasi ke depan bukan hanya soal uang, materi, atau warisan, tetapi nilai-nilai ajaran, contoh perilaku, dan adab. Hari ini, hal itu sangat mahal harganya," tegas Respati.
- Diskon 30 Persen Sukses, 218 Ribu Warga Gunakan KA dari Daop 6
- Viral OTT Bupati Sukoharjo, LAPAAN RI: Peringatan Keras Pejabat Daerah
Ia juga menambahkan bahwa perbedaan latar belakang profesi para peserta tidak melunturkan kesamaan peran besar mereka sebagai kepala keluarga. Keharmonisan keluarga diibaratkannya seperti kepingan puzzle yang tidak akan bisa tersusun utuh jika hanya dikerjakan oleh satu pihak tanpa keterlibatan aktif sang ayah.
Melalui deklarasi GAS MAS ini, Respati mengajak seluruh ayah di Kota Bengawan untuk lebih aktif membangun keluarga berkualitas. Langkah kolektif ini diharapkan mampu menjadi fondasi kuat demi melahirkan anak-anak Solo yang sehat, cerdas, dan bahagia, sekaligus menyiapkan Generasi Emas Surakarta menuju Indonesia Emas 2045.
