Merdeka dari Blank Spot, Warga Cipetung Kini Nikmati Jaringan Internet Telkomsel
BREBES (Soloaja.co) – Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, mengirim pesan, melakukan panggilan video, atau berselancar di internet merupakan aktivitas harian yang lumrah. Namun, bagi warga Desa Cipetung, Kabupaten Brebes, hal-hal sederhana tersebut sempat menjadi kemewahan yang sulit dinikmati akibat keterbatasan jaringan seluler.
Kondisi tersebut kini berubah total seiring hadirnya menara Base Transceiver Station (BTS) Telkomsel di wilayah mereka. Infrastruktur baru ini tidak sekadar menghadirkan sinyal, melainkan membuka akses luas untuk memudahkan komunikasi keluarga, mendukung proses belajar anak-anak, membantu pelaku UMKM, hingga mempermudah akses layanan kesehatan serta informasi publik.
Sebagai bentuk syukur atas terbukanya konektivitas ini, Telkomsel menggelar kegiatan sosial bertajuk "Koneksi Kuat Nyedulur (KKN) Bareng Telkomsel".
- Diskon 30 Persen Sukses, 218 Ribu Warga Gunakan KA dari Daop 6
- Viral OTT Bupati Sukoharjo, LAPAAN RI: Peringatan Keras Pejabat Daerah
Acara kebersamaan ini mempertemukan langsung karyawan Telkomsel dengan masyarakat setempat melalui aksi sosial, penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR), hingga pertandingan sepak bola persahabatan dengan warga.
GM Region Network Region Jateng & DIY, M Idham Kadir, menegaskan bahwa pembangunan jaringan oleh Telkomsel bukan sekadar menghadirkan teknologi, tetapi juga membawa harapan baru bagi masyarakat.
Menurutnya, di balik setiap BTS yang berdiri, terdapat anak-anak yang kini bisa belajar lebih mudah, keluarga yang terhubung tanpa hambatan, dan pelaku usaha yang berkesempatan memperluas pasar. Hal inilah yang menjadi esensi bisnis Telkomsel untuk terus memberikan manfaat nyata bagi Indonesia.
- DJP Tunjuk 4 Marketplace Pungut PPh Pedagang
- Briptu Abi Nidya Polwan Polresta Surakarta Raih Emas di Kapolri Cup
Apresiasi mendalam turut disampaikan oleh Kepala Desa Cipetung, Kusyati. Dirinya mengungkapkan bahwa selama puluhan tahun warganya harus hidup tanpa jaringan seluler yang memadai.
Kehadiran Telkomsel dinilai telah berhasil memerdekakan desa mereka dari status kawasan tanpa sinyal (blank spot). Pihak pemerintah desa juga sangat menyambut baik rangkaian kegiatan kebersamaan dan kepedulian sosial yang dibawa oleh Telkomsel.
Langkah nyata di Desa Cipetung ini menjadi bukti bahwa pemanfaatan teknologi akan jauh lebih bermakna ketika mampu mempererat persaudaraan dan membuka peluang kehidupan yang lebih baik.
Ke depan, Telkomsel berkomitmen untuk terus memperluas pemerataan akses jaringan guna mendorong pemanfaatan teknologi digital secara positif, produktif, dan inklusif di berbagai pelosok negeri.
