Mahasiswa Komunikasi UMS Raih 2nd Best Presenter di JCC

Kusumawati - Senin, 20 April 2026 09:03 WIB
Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi UMS raih Best Presenter dalam ajang JCC International Conference (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Isu pengelolaan hubungan dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) mengantarkan Salwa Talitha Zahra, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), meraih prestasi internasional.

Salwa sukses menyabet predikat 2nd Best Presenter pada ajang JCC International Conference berkat penelitiannya yang mendalam mengenai strategi komunikasi organisasi.

Dalam riset bertajuk “CSR Communication Relationship Management of Djarum Foundation’s Social Service in the LKSA Program for Orphanages in Kudus”, Salwa membedah bagaimana hubungan antara organisasi dan publik dibangun secara strategis. Topik ini dinilai sangat relevan di tengah tingginya tuntutan transparansi dan keberlanjutan praktik CSR saat ini.

“Saya menyoroti praktik CSR Bakti Sosial Djarum Foundation melalui program Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) di Kudus. Saya menelaah bagaimana hubungan antara lembaga dan mitra binaan dikelola secara strategis,” ujar Salwa, Jumat (17/4).

Gunakan Pendekatan Teoretis yang Matang

Menggunakan *Relationship Management Theory*, penelitian ini mengkaji aspek kepercayaan, komitmen, hingga komunikasi dua arah sebagai kunci keberhasilan hubungan. Penelitian yang juga merupakan bagian dari skripsinya ini melibatkan 36 informan dari tujuh LKSA binaan.

Salwa mengakui bahwa mengolah data dari puluhan informan menjadi tantangan tersendiri, terutama pada tahap transkrip dan reduksi data agar tetap fokus. Selain itu, ia harus menyederhanakan hasil penelitian yang kompleks menjadi materi presentasi yang ringkas untuk audiens internasional.

“Kunci keberhasilan dalam presentasi saya terletak pada rasa percaya diri serta penggunaan bahasa yang komunikatif untuk meningkatkan keterlibatan peserta dan moderator,” tambahnya.

Persiapan Intensif dan Dukungan Dosen

Keberhasilan ini tidak lepas dari persiapan matang, mulai dari latihan intensif hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan untuk mengasah kemampuan berbicara. Salwa juga mengapresiasi bimbingan dari dosen pembimbingnya, Riski Apriliani, S.I.Kom, M.A., yang mengawal proses penelitiannya.

Atas capaian ini, Salwa mengaku terharu karena mampu bersaing dengan peserta berkualitas dari berbagai negara. Prestasi ini sekaligus membuktikan daya saing mahasiswa UMS di kancah global.

“Jangan takut untuk mencoba, karena kesempatan tidak datang dua kali,” pesan Salwa memotivasi rekan-rekan mahasiswanya.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS