Literaworks : Solusi Branding Berbasis Konteks dan Data

Kusumawati - Sabtu, 31 Januari 2026 19:30 WIB
CEO SMG, Arif Budisusilo menyerahkan kenang kenangan pada Nara sumber saat Peluncuran Literaworks (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) — Menjawab tantangan arus informasi digital yang kian deras, Solopos Media Group (SMG) resmi meluncurkan Literaworks, sebuah mitra komunikasi strategis yang mengusung filosofi “Context First, Impact Follows”.

Peluncuran ini dilakukan di Griya Solopos, Jumat (30/1/2026), sebagai solusi bagi organisasi dan korporasi yang ingin membangun narasi kredibel dan berdampak nyata.

Berbeda dengan agensi konten konvensional, Literaworks memosisikan diri sebagai mitra strategis yang menggabungkan kekuatan riset, data, dan seni bercerita (storytelling) untuk memengaruhi pengambilan keputusan serta pemahaman publik.

Empat Pilar Kerja Literaworks

CEO SMG, Arif Budisusilo, menjelaskan bahwa Literaworks beroperasi di atas empat pilar utama:
* Context: Berpijak pada riset mendalam dan pemetaan isu.
* Content: Menyusun narasi berbasis fakta dengan kemasan yang bermakna.
* Channel: Menentukan saluran komunikasi yang paling efektif bagi audiens sasaran.
* Impact: Fokus pada penciptaan dampak yang terukur dan berkelanjutan.

“Kekuatan kami adalah born media. Kami memiliki keunggulan kompetitif berupa jurnalis dari Solo, Jogja, hingga Jakarta yang bekerja berbasis data dan praktik jurnalistik kredibel,” tegas Arif.

Branding Bukan Sekadar Citra

Peluncuran Literaworks dibarengi dengan talkshow SMG Economic Insight bertema “Branding Bukan Sekadar Citra”. Pakar Branding Universitas Prasetiya Mulya, Prof. Agus W. Soehadi, Ph.D., menyoroti karakter Gen Z yang cenderung skeptis terhadap institusi namun sangat emosional.

“Politik atau branding saat ini telah menjadi micro-cinema. Gen Z lebih menyukai video pendek, namun kuncinya adalah membangun benang merah yang kuat dari setiap konten tersebut,” ujar Prof. Agus.

Senada dengan itu, Direktur PT Asia Pacific Fibers, Dr. Antonius W. Sumarlin, menambahkan bahwa di era sekarang, komunikasi tidak lagi bisa dilakukan satu arah. “Kebijakan tidak bisa dipaksakan satu arah. Kepercayaan (trust) adalah modal strategis, dan kegagalan membangunnya adalah risiko terbesar bagi reputasi perusahaan,” jelasnya.

Dukungan Pemerintah Kota Solo

Wali Kota Solo, Respati Ardi, yang turut hadir mengapresiasi terobosan ini. Menurutnya, Literaworks adalah wujud nyata adaptasi SMG terhadap perkembangan zaman.

“Solopos Media Group mampu menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Solo, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui strategi komunikasi yang tepat,” kata Respati.

Literaworks kini siap melayani berbagai mitra melalui ekosistem besar di bawah payung Bisnis Indonesia Group, Solopos Media Group, dan Harian Jogja Group, yang menjangkau audiens luas dari level lokal hingga nasional.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS