Lestarikan Budaya, Boyolali Gelar Festival Campursari Laras Rasa

Kusumawati - Minggu, 12 Juli 2026 07:18 WIB
Festival campursari Laras Roso di Alun alun Boyolali (Soloaja)

BOYOLALI (Soloaja.co) - Ribuan warga memadati Alun-alun Kidul Kabupaten Boyolali untuk menyaksikan Festival Campursari Laras Rasa Boyolali. Acara yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) ini digelar selama dua hari, Sabtu dan Minggu (11-12/7/2026), mulai sore hingga selesai.

Kepala Disdikbud Kabupaten Boyolali, Dwi Hari Kuncoro, menyampaikan bahwa festival budaya ini diselenggarakan dengan maksud mengangkat potensi seni, kuliner, dan ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Boyolali. Sebanyak 12 grup campursari bergantian menghibur masyarakat yang hadir.

Selain menyuguhkan panggung musik, acara ini juga dimeriahkan oleh puluhan stan UMKM. Pengunjung bisa memanjakan lidah sekaligus bernostalgia dengan beragam kuliner tradisional dan jajanan zaman dulu (jadul) yang saat ini sudah mulai langka keberadaannya. Berbagai pernak-pernik tradisional, spot foto tematik, arena dolanan tradisional, hingga busana tempo dulu turut melengkapi kemeriahan acara.

Bupati Boyolali, Agus Irawan, membuka secara resmi festival ini dengan pemukulan gong didampingi jajaran Forkopimda Kabupaten Boyolali. Dalam sambutannya, Bupati Agus berharap kegiatan ini dapat memicu ketertarikan generasi muda terhadap kesenian tradisional, khususnya campursari.

"Kami berharap kedepan acara seperti ini dari tahun ketahun akan terus kita selenggarakan, sehingga nanti anak-anak muda lebih mengenal lagi, lebih bisa menggali potensi besar ini, sehingga Kabupaten Boyolali bisa menjaga seni budaya," ujar Bupati Agus.

Usai membuka acara secara resmi, Bupati Agus beserta rombongan langsung berkeliling untuk meninjau dan berinteraksi dengan para pelaku UMKM yang berada di sekitar area panggung utama.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS