Kampanye Zakat Ala BAZNAS Surakarta, Targetkan 5000 Paket Zakat
SOLO (Soloaja.co) - Badan Amal Zakat Indonesia (Baznas) Surakarta menargetkan pada Hari Raya Idul Fitri 2024 tahun ini membagikan 5000 paket zakat fitrah. Jumlah tersebut naik dari tahun sebelumnya sebanyak 3577 paket.
"Tahun ini Baznas Surakarta menaikkan target paket zakat sebanyak 5000 paket dan juga nilai zakat 2,7 kg beras, dari semula Rp 35 ribu menjadi Rp 45 ribu, menyesuaikan harga beras di pasaran dan tentunya kita pilihkan beras berkualitas baik." Ungkap Ketua Baznas Surakarta Moh Qoyim, Rabu 27 Maret 2024.
Dijelaskan Qoyim, kenaikan harga atau nilai zakat tersebut sesuai dengan hasil rapat pleno bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Surakarta, Bagian Kesra Pemerintah Kota Surakarta, Kementerian Agama dan Baznas, ada penyesuaian besaran nilai zakat fitrah dan nilai Fidyah.
- Mengenal Lebih Dekat Helena Lim, Crazy Rich yang Terlibat Korupsi di PT Timah
- Kolaborasi Keren EIGER Bersama Difa Bike, Dukungan Motor Listrik untuk Ojek Online Difabel
"Selain menerima pengumpulan zakat fitrah 2.7 Kg beras atau senilai Rp 45 ribu. Juga ada Fidyah yang ditetapkan Rp 40 ribu / jiwa / hari." Imbuh Qoyim.
Untuk mengingatkan dan kembali mensosialisasikan zakat, Baznas menggelar kampanye zakat fitrah, di depan kantor Baznas Solo, di Jl. Dr Moewardi No 52, Selatan Lapangan Kota Barat. Selain kampanye, Baznas juga membagikan 200 paket makanan untuk berbuka puasa pada masyarakat yang melintasi jalan tersebut.
“Kami mengajak masyarakat berzakat fitrah dan zakat mal ke Baznas melalui outdoor campaign. Kita berharap dengan kampanye zakat ini kesadaran masyarakat untuk sesegera mungkin menunaikan zakat fitrah dan zakat mal ke Baznas,” jelas Qoyim.
- Dukung Machmud Maju Pilkada Sukoharjo, Ini Empat Poin Rekomendasi Penerus Negeri Solo Raya
- Mentan Pastikan Stok Pangan Nasional Aman, Puncaknya April Menyentuh 4,92 Juta Ton
Qoyim juga mengingatkan bahwa pelaksanaan zakat fitrah mulai awal Ramadan hingga sebelum Salat Ied.
“Saat ini baru terkumpul Rp 15 Juta. Kalau dari Baznas fleksibel saja, beras boleh, nilai uang boleh. Kalau zakat fitrah untuk penerima itu bentuknya harus beras tidak uang,” tandasnya.
Sistemnya lanjut Qoyim, dari lembaga atau yayasan, majelis Taklim, masjid mengajukan ke Baznas. Dari data tersebut akan di sesuaikan dengan kuota yang terkumpul.
“Penyalurannya zakat nanti kita mulai H-3 sebelum Idul Fitri hingga sebelum salat Ied. Dari pengajuan data akan kita list. Kita lihat kuotanya ada berapa. Nanti prioritas dari masjid tersebut yang aktif melakukan laporan ke Baznas, jamaahnya aktif pengajian dan lingkungannya kebanyakan kurang mampu. Itu kami utamakan,” tegasnya.
- Keren ! Mahasiswi UMS Raih Juara 1 Karya Tulis Ilmiah Al Quran Lomba MTQ ke 47 Tingkat Kabupaten Kolaka Sulteng
- 3 Serial Bertema Zombie yang Layak Anda Tonton Saat Liburan
Untuk pembayaran zakat bisa diserahkan langsung di kantor Baznas, juga melalui qris dan transfer ke rekening bank Baznas, yakni Bank Syariah Indonesia nomor rekening 18-18-19-1991, juga ke Bank Jateng Syariah, rekening 50-22-06-2233.
Selain zakat fitrah, Baznas juga menyalurkan bantuan dari Taher Foundatiin dan CSR beberapa perusahaan berupa 2850 takjil per hari. Untuk dibagikan di masjid, musala, pondok pesantren.
“Setiap hari selama Ramadhan kami bagikan 2.850 takjil disebar di seluruh kota Solo. Selama ini sesuai permintaan masjid, tapi kami utamakan masjid yang ditengah lingkungan warga yang membutuhkan,” pungkas Qoyim.