ISI Solo dan Masjid Zayed Jalin Kerja Sama Diplomasi Budaya
SOLO (Soloaja.co) – Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta resmi menjalin sinergi strategis dengan Badan Pengelola Masjid Raya Sheikh Zayed Solo. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pengembangan Pendidikan Tinggi Seni dalam Penguatan Moderasi Beragama dan Diplomasi Budaya, yang dilaksanakan pada puncak peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Raya Sheikh Zayed, Minggu malam (8/3/2026).
Prosesi penandatanganan dilakukan oleh Direktur Badan Pengelola Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Munajat, Ph.D., bersama Rektor ISI Solo, Dr. Bondet Wrahatnala, S.Sos., M.Sn. Kolaborasi ini bertujuan menyatukan potensi perguruan tinggi seni dengan pengelolaan ruang publik religius guna menciptakan program edukatif, kultural, dan sosial yang inklusif.
- PKS Sukoharjo Salurkan Bantuan Satgas K2 untuk 42 Kader
- Tiga Materi Strategis Perkuat Dakwah Muhammadiyah di UMS
Seni sebagai Jembatan Spiritual
Rektor ISI Solo, Dr. Bondet Wrahatnala, menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah penting untuk memperluas peran seni sebagai medium dialog sosial. Menurutnya, seni memiliki kekuatan unik untuk menghubungkan nilai-nilai spiritual dengan dinamika kehidupan masyarakat secara harmonis.
“Melalui kolaborasi ini, seni diharapkan dapat menjadi jembatan yang memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan toleransi di ruang publik, sekaligus menghadirkan praktik akademik yang relevan dengan dinamika sosial saat ini,” ujar Dr. Bondet.
Ruang Publik Religius yang Inklusif
Senada dengan hal tersebut, Munajat, Ph.D., menegaskan bahwa kemitraan dengan ISI Solo adalah bagian dari visi menjadikan Masjid Raya Sheikh Zayed sebagai pusat literasi moderasi beragama dan diplomasi budaya antarbangsa. Masjid ini tidak hanya diposisikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga ruang perjumpaan budaya dan kreativitas.
Ruang lingkup kerja sama selama lima tahun ke depan meliputi:
* Pemanfaatan Kawasan: Fasilitas masjid menjadi ruang edukasi publik dan ekspresi budaya.
* Kegiatan Seni: Penyelenggaraan pameran, pertunjukan, diskusi, hingga kurasi program seni Islami.
* Akademik & Riset: Pelaksanaan penelitian, dokumentasi artistik, serta praktik lapangan bagi mahasiswa ISI Solo di lingkungan masjid.
- AJI Solo Desak Perusahaan Media Bayar THR Utuh Tepat Waktu
- Silaturahmi Dengan Media, PKS Sukoharjo Paparkan Program Strategis
Diplomasi Budaya Antarbangsa
Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat diplomasi budaya Indonesia di tingkat internasional. Dengan memanfaatkan pendekatan seni yang universal, pesan-pesan moderasi beragama dapat tersampaikan secara lebih efektif kepada masyarakat luas maupun wisatawan mancanegara yang berkunjung ke masjid ikonik tersebut.
Melalui perjanjian ini, kedua lembaga berkomitmen menghadirkan berbagai program konkret yang tidak hanya memperkaya kehidupan budaya, tetapi juga memperkokoh nilai keberagaman dan dialog antarbudaya di ruang publik.
