Tiga Materi Strategis Perkuat Dakwah Muhammadiyah di UMS
SOLO (Soloaja.co) - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menggelar Pengajian Ramadan 1447 H Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Jawa Tengah Regional Solo Raya.
Bertempat di Graha 1958 UMS, Sabtu (7/3), acara ini menjadi ajang konsolidasi spiritual sekaligus pemaparan capaian besar universitas di hadapan pimpinan serta anggota Muhammadiyah se-Solo Raya.
Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., menekankan pentingnya rasa syukur yang diwujudkan melalui tindakan nyata dan pengamalan ilmu. Ia mengingatkan bahwa amanah kepemimpinan di persyarikatan harus dijalankan dengan menjaga keseimbangan antara tanggung jawab duniawi dan spiritual.
- AJI Solo Desak Perusahaan Media Bayar THR Utuh Tepat Waktu
- Silaturahmi Dengan Media, PKS Sukoharjo Paparkan Program Strategis
Graha 1958: Simbol Transformasi dan Sejarah
Dalam kesempatan tersebut, Rektor memperkenalkan Graha 1958 sebagai salah satu dari 17 unit usaha baru UMS. Nama gedung ini diambil dari tahun berdirinya UMS sebagai penghormatan kepada para pendiri.
"Tempat ini dulu berupa semak belukar yang kurang produktif. Kini, kami transformasikan menjadi fasilitas yang memberi nilai tambah bagi universitas dan masyarakat," jelas Prof. Harun.
Target 100 Program Studi dan Semangat Berjamaah
UMS menunjukkan pertumbuhan akademik yang sangat pesat. Saat ini, UMS mengelola 82 program studi (prodi) dan tengah menunggu izin pembukaan prodi baru seperti S3 Rekayasa Berkelanjutan serta S2 Teknik Industri.
"Target kami, pada akhir periode kepemimpinan saya, jumlah program studi di UMS akan genap menjadi 100," ungkap Rektor.
Selain fokus internal, UMS juga aktif mendampingi 28 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) dari Sabang hingga Merauke. Semangat "maju berjamaah" ini dibuktikan dengan tingginya minat masyarakat, di mana tercatat sudah ada lebih dari 10 ribu pendaftar pada tahun akademik ini.
- PWI Surakarta Gandeng Charoen Pokphand dan Baznas Santuni Anak Yatim
- Dukung Program SEMANTIK, Telkomsel Terapkan Registrasi Biometrik Wajah
Apresiasi dari PWM Jawa Tengah
Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Prof. MA Fattah Santoso, mengaku takjub dengan perkembangan UMS. Mengenang masa awal tahun 1982 saat UMS belum memiliki gedung sendiri, ia menyebut capaian saat ini adalah buah dari kerja keras dan keberkahan.
"Perjalanan 42 tahun ini luar biasa. Tahun 1982 tidak terbayang UMS akan sebesar ini. Kami berterima kasih kepada UMS yang konsisten menjadi tuan rumah pengajian Ramadan PWM Jateng," tuturnya.
Tiga Materi Utama Pengajian
Pengajian ini membekali peserta dengan tiga materi krusial:
* Akidah Islam Berkemajuan oleh Prof. Dr. H. Zakiyuddin Baedhawy, M.Ag.
* Kajian Hisab Global Tunggal (KHGT) oleh Prof. KH. Agus Purwanto, D.Sc.
* Aktivasi SATUMU oleh H. Dodok Sartono dari Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah.
Melalui kegiatan ini, UMS kembali menegaskan perannya bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga pusat gerakan dakwah yang mencerahkan bagi masyarakat Solo Raya dan Indonesia.
