Imigrasi Surakarta Catat PNBP Tembus Rp57 Miliar
SOLO (Soloaja.co) — Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta mencatatkan kinerja yang sangat memuaskan sepanjang periode Januari hingga Desember 2025. Capaian ini meliputi optimalisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang melampaui target secara signifikan, peningkatan layanan paspor, hingga penegakan hukum keimigrasian.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Surakarta, Bisri, menyampaikan bahwa dari sisi penerimaan negara, Imigrasi Surakarta berhasil membukukan PNBP fantastis sebesar Rp57.922.457.022. Angka ini jauh melampaui target tahun berjalan yang ditetapkan sebesar Rp23.386.450.000.
“Capaian ini menunjukkan optimalisasi layanan keimigrasian yang berjalan seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat, serta komitmen kami dalam mendukung penerimaan negara,” ujar Bisri, Selasa (23/12).
- "Solo is Solo Gatsu Kalcer" Ajak Refleksi Bareng Walikota
- Terpantau 8,6 Juta Jiwa Masuk Jateng Selama Nataru
Sepanjang tahun 2025, Imigrasi Surakarta yang melayani seluruh wilayah eks Karesidenan Surakarta telah menerbitkan total 75.207 paspor. Mayoritas layanan paspor ini diselenggarakan di Kantor Imigrasi Surakarta (Colomadu) dan Unit Layanan Paspor (ULP) Surakarta (Solo Baru).
Di bidang pelayanan Warga Negara Asing (WNA), Imigrasi Surakarta memberikan 1.314 layanan izin tinggal yang terdiri dari Izin Tinggal Kunjungan (379), Izin Tinggal Terbatas (879), dan Izin Tinggal Tetap (56). Seluruh pelayanan ini dilaksanakan dengan prinsip selektif dan kepastian hukum.
Sementara itu, di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI), tercatat sebanyak 110.253 pelayanan keimigrasian telah dilaksanakan sepanjang 2025, mencakup pemeriksaan kedatangan dan keberangkatan penumpang serta awak alat angkut internasional.
Dalam upaya menjaga kedaulatan dan ketertiban umum, Imigrasi Surakarta juga aktif melakukan pengawasan. Tercatat sebanyak 112 Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) telah dilakukan terhadap WNA yang terbukti melanggar atau menyalahgunakan izin tinggal.
- Gubernur Luthfi Resmikan PATS di Sayung Demak
- BNNK Surakarta Lampaui Target: 135 Orang Jalani Asesmen
Dari sisi pengelolaan anggaran internal, Imigrasi Surakarta menunjukkan efektivitas yang tinggi dengan realisasi anggaran sebesar 98,81 persen (Rp16.944.247.251) dari total pagu Rp17.148.595.000, sebagai bukti pengelolaan anggaran yang akuntabel.
Sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan publik, Imigrasi Surakarta meresmikan Surakarta Immigration Lounge pada 1 Desember 2025. Layanan baru yang diresmikan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, ini berlokasi di Solo Square Mall, bertujuan mempercepat proses layanan dan meningkatkan kenyamanan pemohon.
Selain itu, Kantor Imigrasi Surakarta juga melaksanakan Program Desa Binaan Imigrasi di Kecamatan Trucuk, Klaten. Program ini merupakan bagian dari upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM) di tingkat masyarakat.
