Film Sci-Fi Nasional: "Pelangi di Mars" Siap Mengangkasa Lebaran Ini

Kusumawati - Selasa, 17 Maret 2026 19:40 WIB
Film Lebaran Pelangi di Mars (Poster )

JAKARTA (Soloaja.co) – Industri perfilman Indonesia bersiap mencatat sejarah baru. Tepat sehari sebelum penayangan perdana, Mahakarya Pictures resmi memperkenalkan film sci-fi anak-anak terbarunya bertajuk "Pelangi di Mars".

Film karya sutradara Upie Guava ini dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai momen Lebaran, 18 Maret 2026.

Lahir dari visi besar sejak tahun 2020, film ini bukan sekadar tontonan biasa, melainkan sebuah pencapaian teknologi visual yang telah dinanti selama hampir enam tahun.

Dedikasi Kolektif Selama 6 Tahun

Perjalanan panjang "Pelangi di Mars" merupakan buah dari semangat dan dedikasi ratusan insan kreatif tanah air. Produser Dendi Reynando mengungkapkan bahwa film ini melibatkan ratusan animator, VFX artist, hingga teknisi dari seluruh pelosok Indonesia.

“Film ini jauh lebih besar dari sekadar saya dan Upie; ini adalah milik ratusan orang yang telah menaruh hatinya di sini. Kami ingin mengembalikan mimpi anak-anak Indonesia melalui karya yang dikerjakan dengan penuh rasa cinta,” ungkap Dendi dalam acara peluncuran, Selasa (17/03/2026).

Lompatan Teknologi XR dan Visual Kelas Dunia

"Pelangi di Mars" mencetak sejarah sebagai film Indonesia pertama yang secara masif menggunakan teknologi Extended Reality (XR) serta efek visual (VFX) kelas dunia. Film ini diprediksi akan menjadi standar baru (benchmarking) bagi kemampuan filmmaking di Indonesia, khususnya dalam penggunaan CGI dan animasi yang selama ini identik dengan produksi Hollywood.

Uniknya, film ini juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada talenta yang seringkali bekerja di balik layar. Voice actor (pengisi suara) hingga body actor yang jarang mendapat sorotan, diberikan panggung dan sorotan khusus dalam produksi ini sebagai bagian dari apresiasi totalitas karya.

Pahlawan dari Negeri Sendiri

Sutradara Upie Guava menuturkan, ambisinya menyutradarai film ini berawal dari kerinduan akan sosok pahlawan lokal bagi generasi muda. Terinspirasi dari mahakarya seperti Star Wars, Upie ingin karakter Pelangi—anak pertama yang lahir di Planet Mars—menjadi simbol kegigihan anak bangsa dalam menyelamatkan dunia.

“Saya ingin setelah menonton film ini, anak-anak Indonesia percaya bahwa mereka boleh bermimpi setinggi langit dan mampu menggapainya. Kami ingin mereka punya pahlawan dari negeri sendiri,” tegas Upie Guava.

Bersiaplah mengikuti petualangan epik Pelangi dalam menyelamatkan bumi dan menggapai mimpinya di Planet Merah. Pastikan Anda dan keluarga menjadi saksi sejarah baru sinema Indonesia di bioskop mulai esok hari.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS