Cek Pos Terpadu, Kapolres Sukoharjo Tekan Humanitas
SUKOHARJO (Soloaja.co) – Kapolres Sukoharjo, AKBP Anggaito Hadi Prabowo, melakukan pengecekan mendadak guna memastikan kesiapsiagaan personel pengamanan Operasi Ketupat di Pos Terpadu Simpang Lima Sukoharjo, Sabtu (14/3/2026).
Selain mengecek kesiapan fisik, agenda ini juga menjadi wadah analisa dan evaluasi (anev) bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Sukoharjo.
Dalam kunjungannya, Kapolres meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana pelayanan publik di Pos Terpadu Simpang Lima sebelum melanjutkan pemantauan ke Pos Pengamanan (Pospam) 02 Pandawa, Solo Baru.
- KAI Daop 6 Bagikan Takjil Gratis di Stasiun Selama Mudik Lebaran
- Bantu Ekonomi Warga, Polres Wonogiri Gelar Gerakan Pangan Murah
Optimalisasi Teknologi "Si Polan" dan Call Center 110
Satu poin utama yang ditekankan Kapolres dalam arahannya adalah pemanfaatan teknologi informasi untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Ia menginstruksikan seluruh personel untuk memaksimalkan penggunaan aplikasi Si Polan, layanan Call Center 110, serta fitur chatbot yang telah disiagakan.
“Gunakan teknologi yang ada untuk memberikan informasi dan respons cepat. Masyarakat butuh kepastian dan kecepatan pelayanan selama arus mudik dan balik ini,” tegas Kapolres.
Selain kecanggihan teknologi, Kapolres juga mengingatkan agar setiap personel mengedepankan sisi hospitality atau keramah-tamahan. Pelayanan yang humanis menjadi kunci agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat membutuhkan bantuan di pos pengamanan.
- Meriahkan Lebaran, Bandara Adi Soemarmo Gelar Airport Bazaar Facelift
- Segarkan Ideologi, PDM Solo Gelar Pengajian Iman Yang Membumi
Kedisiplinan dan Kebersihan Pos
Terkait aspek teknis di lapangan, Kapolres meminta penataan ruangan pos dilakukan secara profesional. Ia menginstruksikan agar peralatan kedinasan dan fasilitas hiburan dipisahkan agar fungsi utama pos sebagai pusat pelayanan tidak terganggu.
Kedisiplinan atribut perorangan, mulai dari seragam hingga kelengkapan wajib seperti peluit dan borgol, juga menjadi perhatian serius.
Khusus bagi Kepala Pos dan Perwira Pos, Kapolres mewajibkan penguasaan data terkait kerawanan wilayah, angka kecelakaan, serta titik potensi kemacetan di sekitar Simpang Lima Sukoharjo.
“Area pos harus selalu bersih, rapi, dan representatif. Ini adalah wajah Polri di mata publik. Terapkan body system dalam penjagaan, jangan ada anggota yang bersikap pasif saat bertugas,” tambahnya.
- Indahnya Toleransi: Pemuda Muslim Bagikan Sego Berkat di Gereja
- Potensi Beda Idulfitri 1447 H, Dosen UIN:Hilal Masih di Bawah Kriteria
Rekayasa Lalu Lintas dan Pengawasan Internal
Menghadapi potensi kepadatan arus kendaraan, Kasat Lantas diminta menyiapkan skema rekayasa lalu lintas terbaru yang dinamis. Sementara itu, Kasi Propam bertugas melakukan pengawasan internal ketat terhadap kehadiran anggota guna memastikan tidak ada kekosongan personel di titik-titik krusial.
Secara umum, Kapolres menilai penataan Pos Terpadu dan Pospam di wilayah Sukoharjo sudah cukup baik, namun pemeliharaan kebersihan harus terus dijaga demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama Operasi Ketupat 2026 berlangsung.
