BULOG Surakarta Edukasi Siswa SMK Pemnas Soal Rantai Pasok Pangan
SUKOHARJO (Soloaja.co) — Perum BULOG Kantor Cabang Surakarta memberikan pengalaman belajar berbeda bagi puluhan siswa menengah atas dengan membuka pintu Kompleks Pergudangan Telukan, Kabupaten Sukoharjo. Melalui program eduwisata, para siswa dari SMK Pembangunan Nasional (Pemnas) diajak untuk mengenal lebih dekat proses rantai pasok pangan nasional.
Dalam kunjungan ini, para siswa tidak hanya mendengarkan teori, tetapi juga berkesempatan melihat langsung alur produksi beras secara komprehensif.
- Prodi Manajemen ITB AAS Terakreditasi Baik Sekali, Buka Gelar Ganda S.E. - B.B.A
- Masuk World’s Best Banks 2026 Versi Forbes, BRI Bersinar di Kancah Perbankan
Perjalanan edukasi dimulai dari Sentra Pengolahan Beras Sukoharjo untuk melihat proses pengolahan dan pengemasan, hingga berlanjut ke sistem penyimpanan modern di Gudang BULOG Telukan yang menjadi titik krusial sebelum komoditas sampai ke masyarakat.
Pemimpin Perum BULOG Kantor Cabang Surakarta, Nanang Harianto, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan program serentak dari kantor pusat untuk mengedukasi generasi muda.
“Fokus utamanya adalah memberikan pemahaman mengenai peran strategis BULOG dalam menyerap hasil panen petani, mengolahnya dengan standar kualitas yang terjaga, hingga memastikan distribusinya tepat sasaran.” Kata Nanang, Rabu (22/04).
- Dimulai, Restorasi Tembok nDalem Prabuwinatan Keraton Surakarta
- Adhiwangsa Hotel Menanam Harapan di Urban Forest Bengawan Solo
Selain sebagai sarana edukasi, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kepastian kepada masyarakat, melalui para pelajar, bahwa cadangan beras di wilayah Solo Raya saat ini berada dalam kondisi aman. Nanang juga berharap kunjungan ini dapat menginspirasi para siswa untuk melihat potensi karier masa depan di sektor logistik dan pangan.
Antusiasme terlihat jelas dari para peserta, salah satunya Axcel. Siswa tersebut menyampaikan rasa terima kasihnya karena kunjungan ini membuka wawasan baru tentang kompleksitas distribusi pangan di Indonesia.
Melalui pengalaman langsung ini, para pelajar kini lebih memahami peran vital BULOG sebagai pilar penjaga ketahanan pangan nasional.
