BPJS Ketenagakerjaan Surakarta Gelar Gebyar Gerakan Sadar Jamsostek di Wonogiri
WONOGIRI (Soloaja.co) — Memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta menggelar Gebyar Gerakan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Desa Jatisari, Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri. Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan kesadaran sekaligus memperluas cakupan kepesertaan hingga ke pelosok desa.
Dalam agenda tersebut, BPJS Ketenagakerjaan memberikan sosialisasi kepada Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD). Langkah ini diambil sebagai strategi memperkuat edukasi dan penyebarluasan informasi mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan secara masif di tingkat tapak.
- Kodim Surakarta Gelar Karya Bakti Bersih Pasar Nusukan
- BIN Dorong Aturan Antispionase Perkuat Kedaulatan Negara
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta, Dian Agung Senoaji, menyatakan bahwa semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui aksi nyata yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, salah satunya dengan menjamin kepastian perlindungan pekerja.
“Melalui Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk memahami bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan kebutuhan penting bagi setiap pekerja. Risiko dalam bekerja dapat terjadi kapan saja, sehingga perlindungan perlu dipersiapkan sejak dini,” kata Dian.
Ia menjelaskan bahwa perlindungan BPJS Ketenagakerjaan menyasar seluruh elemen pekerja, baik sektor formal maupun informal seperti petani, pedagang, pelaku UMKM, hingga pekerja mandiri lainnya. Karena itu, LKD diposisikan sebagai jembatan informasi utama yang berhadapan langsung dengan warga.
- In This Economy, 3 Skill Ini Bisa Bantu Kamu Menghemat Uang
- Yayoi Kusama Tutup Usia 97 Tahun, Sang Seniman Lukisan Polkadot Dunia
“Peran lembaga kemasyarakatan di desa sangat strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kami berharap informasi mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan dapat diteruskan kepada masyarakat secara lebih luas,” tambah Dian.
Melalui sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah desa, dan LKD ini, diharapkan seluruh lapisan pekerja di wilayah Wonogiri semakin menyadari pentingnya jaminan sosial demi menghindarkan diri dan keluarga dari risiko sosial ekonomi akibat kecelakaan kerja maupun kematian.
