Bijak Ber-Medsos, Mahasiswa Unisri Beri Edukasi UU ITE ke Ibu PKK Jatibatur
SRAGEN (Soloaja.co) – Pesatnya perkembangan media sosial yang makin mempermudah komunikasi dan akses informasi masyarakat perlu diimbangi dengan pemahaman etika serta aturan hukum.
Menanggapi dinamika tersebut, mahasiswa KKN-PPM Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menggelar penyuluhan mengenai Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan tata cara bermedia sosial yang baik di Desa Jatibatur.
Kegiatan yang ditujukan kepada ibu-ibu PKK Desa Jatibatur ini dipelopori oleh Aisyah Nabella Putri dari Program Studi Ilmu Hukum Unisri. Sosialisasi ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran warga dalam memanfaatkan media sosial secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.
- KKN-PPM Unisri Edukasi Gizi Seimbang Cegah Stunting di Sragen
- Suarakan Kesetaraan Difabel, Special Screening Film ‘Istimewa’ di Solo Paragon
Suasana penyuluhan berlangsung interaktif dan santai. Dalam paparan materinya, Aisyah membeberkan pentingnya prinsip kehati-hatian sebelum mengunggah maupun meneruskan suatu pesan. Peserta juga diberikan edukasi mengenai konsekuensi hukum dan dampak sosial dari penyebaran berita bohong (hoaks), ujaran kebencian, serta pencemaran nama baik.
Selain aspek regulasi, penekanan utama juga diberikan pada etika digital. Ibu-ibu PKK diajak untuk senantiasa mengklarifikasi kebenaran informasi sebelum membagikannya, menjaga kerahasiaan data pribadi maupun keluarga, serta memanfaatkan platform digital untuk kegiatan yang produktif.
- Persaingan Kedai Kopi 2026 Memanas, Kopi Kenangan Masih Teratas
- Jembatan Garuda Tambakboyo - Tangkisan Pangkas Jarak 7 Km
Antusiasme peserta terlihat sepanjang sesi berlangsung. Para kader PKK Desa Jatibatur aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi seputar berbagai informasi yang sering beredar di grup percakapan WhatsApp maupun linimasa media sosial mereka.
Melalui edukasi ini, tim KKN-PPM Unisri berharap masyarakat Desa Jatibatur dapat makin bijak dalam menyikapi kebebasan berekspresi di dunia maya.
"Bijak bermedia sosial bukan hanya tentang apa yang kita bagikan, tetapi juga tentang bagaimana kita bertanggung jawab atas setiap informasi yang kita sebarkan," tutur Aisyah di akhir kegiatan.
