BI Catat Uang Beredar Hingga Apri 2022l Capai Rp7.911,3 Triliun
JAKARTA (Soloaja.co) - Likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada April 2022 tumbuh positif.
Seperti dirilis Bank Indonesia, posisi M2 pada April 2022 tercatat sebesar Rp7,911,3 triliun atau tumbuh 13,6% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan pada Maret 2022 sebesar 13,3% (yoy).
Perkembangan ini dipengaruhi oleh pertumbuhan uang beredar dalam arti sempit (M1) sebesar 20,8% (yoy) dan surat berharga selain saham sebesar 59,3%.
- PT KAI Gandeng FIB UNS Garap Penelitian dan Pengembangan Ilmu Sejarah dan Aset
- OJK Catat Kinerja Aset BPR Soloraya Triwulan I Tumbuh 10,37 Persen yoy Rp 10,28 Triliun
Kepala Departemen Komunikasi dan Direktur Eksekutif BI Erwin Haryono mengatakan peningkatan ini didorong oleh akselerasi penyaluran kredit, ekspansi keuangan pemerintah dan pelambatan aktiva luar negeri bersih. Penyaluran kredit pada April 2022 tumbuh 8,8% (yoy) meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan di bulan sebelumnya.
"Selain itu, ekspansi keuangan pemerintah melambat, tercermin dari pertumbuhan tagihan bersih kepada Pemerintah Pusat sebesar 22,3% (yoy), lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pada Maret 2022 sebesar 27,9% (yoy). Sementara itu, aktiva luar negeri bersih terkontraksi 4,4% (yoy), lebih dalam dibandingkan bulan lalu yang terkontraksi 1,5% (yoy)," kata Erwin, dikutip dari keterangan resmi, Jumat, 27 Mei 2022.
Ditambahkan, dari sisi penyaluran kredit pada April 2022 tercatat sebesar Rp5,969,1 triliun tumbuh 8,8% (yoy), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 6,4% (yoy). Adapun kredit kepada perorangan tumbuh dari 8,4% (yoy) pada Maret 2022 menjadi 8,9% (yoy) pada April 2022. Sementara itu, kredit kepada korporasi meningkat dari 5,9% pada Maret 2022 menjadi 10,3% (yoy) pada bulan April 2022.
- HUT ke 27 Telkomsel Terus Berinovasi Dengan Empat Pilar; Progress, Transformation, Kolaboration dan Expantion
- Jalan Sehat REI Soloraya 28 Mei Diundur 22 Juni 2022
Berdasarkan jenis penggunaan, peningkatan penyaluran kredit pada April 2022 terutama terjadi pada Kredit Modal Kerja (KMK) yang tumbuh dari dari 7,4% pada Maret menjadi 11,4% pada April 2022 dan Kredit Investasi (KI) juga tumbuh dari 5% pada Maret 2022 menjadi 7,2% (yoy) pada April 2022.
Selanjutnya, suku bunga pinjaman dan simpanan pada April 2022 menurun dibandingkan bula sebelumnya. Pada April 2022, suku bunga kredit tercatat sebesar 9,01% turun 10 basis poin dibandingkan bulan sebelumnya.
Rata-rata tertimbang suku bunga simpanan berjangka juga mengalami penurunan pada hampir seluruh jenis tenor. Suku bunga simpanan berjangka tenor 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan menurun dari masing-masing 2,85%,3,02%,3,27% dan 3,24 pada Maret 2022 menjadi 2,83%, 2,99%, 3,25%, dan 3,36 pada April 2022.