Adeging Mangkunegaran 2026 Dongkrak Ekonomi Solo Rp87,9 M

Kusumawati - Kamis, 28 Mei 2026 18:51 WIB
Adeging Mangkunegaran 2026 (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) — Pergelaran Adeging Mangkunegaran 2026 tidak lagi sekadar menjadi panggung pelestarian budaya tahunan. Acara yang mengintegrasikan aspek tradisi, olahraga, dan kuliner ini terbukti sukses menjadi motor penggerak ekonomi Kota Solo.

Berdasarkan laporan terbaru, efek pengganda (multiplier effect) dari perhelatan ini sukses menembus angka Rp87,9 miliar, atau melonjak tajam sebesar 119,8 persen dibandingkan capaian tahun 2025.

Lonjakan signifikan tersebut dirangkum dalam laporan penelitian Katadata Insight Center (KIC) yang bertajuk ‘Dampak Penyelenggaraan Adeging Mangkunegaran 2026’.

Menggunakan pendekatan model Keynesian, KIC mencatat bahwa dampak ekonomi langsung dari acara ini mencapai Rp33,4 miliar. Angka tersebut dihimpun dari akumulasi belanja para peserta, perputaran uang dari pengunjung, serta total biaya operasional penyelenggaraan acara.

Namun, efek domino tidak berhenti di situ. Setelah memperhitungkan perputaran uang lanjutan yang mengalir ke berbagai sektor pendukung di Solo—mulai dari akomodasi perhotelan, transportasi lokal, industri kuliner, logistik, hingga jasa penunjang lainnya—nilai total manfaat ekonominya melesat komprehensif menjadi Rp87,9 miliar.

Sport Tourism Jadi Penyumbang Terbesar

Kontributor utama dalam melejitnya angka perekonomian ini datang dari ajang Mangkunegaran Run 2026. Berdasarkan data riset, agenda sport tourism ini berhasil menyedot perhatian 7.750 pelari. Dengan rata-rata pengeluaran mencapai Rp1,9 juta per orang, sektor ini menyumbang dampak ekonomi langsung sebesar Rp14,7 miliar.

"[Hal ini] menunjukkan besarnya kontribusi langsung dari peserta acara terhadap perekonomian lokal," tulis KIC dalam laporan resminya.

Setelah dikalkulasi melalui *multiplier effect*, nilai ekonomi dari sektor lari ini berkembang menjadi Rp38,7 miliar. Pengeluaran para pelari tersebut menyebar luas pada pemenuhan kebutuhan penginapan, makanan-minuman, hingga transportasi selama berada di Solo.

Festival Kuliner Perkuat Perputaran Uang

Tidak kalah impresif, Festival MakaNMakan 2026 juga andil besar dalam mempertebal sirkulasi rupiah di tingkat lokal. Festival kuliner ini sukses menarik kehadiran 45.855 pengunjung. Dengan rata-rata belanja Rp145 ribu per orang, festival ini memicu dampak ekonomi langsung senilai Rp6,6 miliar, yang kemudian berkembang menjadi Rp17,5 miliar setelah memperhitungkan efek lanjutan.

Keberhasilan Adeging Mangkunegaran ke-269 yang digelar atas kolaborasi Pura Mangkunegaran, Katadata, dan Yayasan DNC ini menegaskan satu hal: sebuah event yang dikemas secara terintegrasi mampu mengubah potensi budaya dan olahraga menjadi stimulus nyata bagi kesejahteraan masyarakat daerah.

Kesuksesan ini sekaligus memperkokoh posisi Mangkunegaran sebagai pusat kebudayaan yang tidak hanya berdaya secara nasional, namun juga berpengaruh di kancah global.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS