Jumenengan Ke-4 Mangkunegara X, Gelar untuk 18 Tokoh

Kusumawati - Selasa, 27 Januari 2026 18:41 WIB
KGPAA Mangkoenagoro X saat Tingalan Jumenengan kaping 4 (Humas Pura Mangkunegara)

SOLO (Soloaja.co) – Puncak peringatan kenaikan takhta atau Tingalan Jumenengan ke-4 KGPAA Mangkunegara X berlangsung khidmat di Pura Mangkunegaran, Selasa (27/1/2026).

Dalam momen sakral tersebut, Mangkunegara X menganugerahkan gelar kepangkatan (kekancingan) kepada 18 tokoh dari berbagai latar belakang, mulai dari pejabat negara, akademisi, hingga petinggi BUMN.

Nama-nama besar seperti Wakil Ketua MPR Bambang Wuryanto (Bambang Pacul), Direktur Utama PT Pertamina Simon Aloysius Mantiri, Bupati Blora Arif Rahman, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, hingga Rektor ISI Surakarta Dr. Bondet Wrahatnala resmi menerima gelar kehormatan tersebut.

Sabda Dalem: Kebahagiaan sebagai Laku Hidup

Dalam Sabda Dalem-nya, Mangkunegara X menyampaikan pesan filosofis mengenai kebahagiaan. Ia menekankan bahwa kebahagiaan bukanlah target yang dikejar dengan tergesa, melainkan sebuah laku hidup yang dijalani dengan kesadaran penuh terhadap diri sendiri dan lingkungan.

Bedhoyo Anglir Mendung

"Dari kesadaran yang hidup, terpancar totokromo, sikap hormat, andap asor, dan keramahan," tutur Mangkunegara X. Ia pun menegaskan visinya untuk menjadikan Pura Mangkunegaran sebagai "rumah bersama" yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Inovasi Budaya dan Keterlibatan Publik

Ketua Panitia, GRAj Ancillasura Marina Sudjiwo, mengungkapkan bahwa perayaan tahun ini tampil berbeda dengan melibatkan sekitar 1.000 masyarakat, termasuk pelajar SMP. Tujuannya adalah memberikan pengalaman langsung mengenai tradisi Jawa agar lebih dekat dengan generasi muda.

Selain upacara adat, rangkaian acara juga dimeriahkan dengan diskusi bersama kampus-kampus di Solo, peluncuran unit ambulans, hingga pembukaan Perpustakaan Mangkunegaran.

Kekancingan Pura Mangkunegaran

Respon "Melenting Kultural" Bambang Pacul

Bambang Pacul, yang kini menyandang gelar Kanjeng Pangeran, mengungkapkan rasa bangganya dengan gaya bicara khasnya. Ia menyebut penganugerahan ini sebagai sebuah lonjakan nilai budaya dalam perjalanan hidupnya.

"Bambang Pacul merasa bahagia sebagai 'korea melenting' dalam kultural. Ada melenting dari kekuasaan, melenting duitnya, nah ini melenting kulturalnya," kelakarnya.

Acara agung ini turut dihadiri oleh sejumlah tamu VIP, termasuk Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bersama Selvi Ananda, serta Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto.

Sedangkan dari Keraton Surakarta nampak hadir PB XIV Hangabehi, GKR Wandansari (Gusti Moeng), KPH Eddy Wirabhumi, juga KGPH Dipo Kusumo dan istri RAy Febri Hapsari.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS