Gempa Dua Kali Guncang Jawa, 17 Kereta Api Sempat Berhenti

Kusumawati - Selasa, 27 Januari 2026 16:52 WIB
Kereta api (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Perjalanan kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta sempat terganggu akibat dua kali gempa bumi yang mengguncang Jawa Tengah dan DIY pada Selasa (27/1/2026). Setidaknya 17 rangkaian kereta api terpaksa diberhentikan sementara untuk memastikan keamanan jalur.

Gempa pertama terjadi pada pukul 08.20 WIB dengan magnitudo 5,5 yang berpusat di Pacitan, Jawa Timur, pada kedalaman 105 km. Sementara itu, gempa kedua terjadi pada pukul 13.15 WIB bermagnitudo 4,5 yang berpusat di darat, sekitar 16 kilometer arah timur Bantul dengan kedalaman dangkal 11 km.

Segera setelah getaran terasa, pihak KAI menjalankan prosedur keselamatan dengan menghentikan operasional seluruh layanan, termasuk KA Jarak Jauh, KRL Commuterline Yogyakarta-Palur, KA Bandara YIA, hingga KA lokal Batara Kresna.

Pemeriksaan Jalur dan Jembatan

Tim lapangan KAI Daop 6 langsung melakukan inspeksi menyeluruh terhadap prasarana rel, jembatan, dan fasilitas pendukung lainnya.
"Pemeriksaan pascagempa adalah protokol wajib untuk memastikan aspek keselamatan tetap terjaga. Kami berterima kasih atas kesabaran para pelanggan selama proses ini," ujar Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih.

Setelah pengecekan intensif selama kurang lebih 28 menit dan jalur dinyatakan aman, operasional kereta api diizinkan melanjutkan perjalanan kembali.

Daftar KA yang Terdampak
Beberapa rangkaian yang sempat tertahan di antaranya:
* KA Jarak Jauh: Argo Lawu, Gajayana Tambahan, Lodaya, Pasundan, Mataram, Joglosemarkerto, dan Logawa.
* KA Bandara & Lokal: KA Bandara YIA, KRL Yogyakarta-Palur, serta KA Batara Kresna.

KAI Daop 6 Yogyakarta memastikan bahwa meski sempat berhenti, seluruh perjalanan saat ini dalam keadaan selamat dan aman. Masyarakat diimbau tetap tenang dan memantau informasi resmi dari BMKG maupun petugas di stasiun terkait jadwal perjalanan.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS