Gempa Beruntun, Kapolres Sukoharjo Gelar Apel Siaga Bencana

Kusumawati - Selasa, 27 Januari 2026 20:14 WIB
Kapolres Sukoharjo gelar apel siaga bencana (Soloaja)

SUKOHARJO (Soloaja.co) – Menanggapi aktivitas gempa bumi yang terjadi dua kali dalam waktu berdekatan pada Selasa (27/1/2026), Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo bergerak cepat dengan menggelar apel kesiapsiagaan bencana di Mapolres Sukoharjo.

Apel ini bertujuan untuk memastikan seluruh personel dan perlengkapan sarana prasarana dalam kondisi prima untuk menghadapi kemungkinan dampak lanjutan dari aktivitas seismik di wilayah Jawa Tengah dan DIY tersebut.

Pastikan Personel dan Alat Siap Pakai

Dalam pengecekan tersebut, AKBP Anggaito memeriksa satu per satu kesiapan personel lintas fungsi, mulai dari Satuan Samapta hingga Satuan Lalu Lintas. Tak hanya kekuatan personel, berbagai peralatan teknis juga diuji kelayakannya.

“Peralatan kita cek satu per satu, mulai dari kendaraan operasional, tenda darurat, gergaji mesin, hingga alat evakuasi. Semua harus dalam kondisi siap pakai jika sewaktu-waktu dibutuhkan,” tegas AKBP Anggaito.

Edukasi Penyelamatan Mandiri

Selain kesiapan internal, Kapolres menekankan pentingnya peran Polri dalam mengedukasi masyarakat terkait prosedur penyelamatan saat gempa. Ia mengimbau warga untuk tidak panik dan segera mencari perlindungan di bawah meja kokoh atau sudut ruangan jika getaran terasa.

“Masyarakat diminta menunggu hingga getaran berhenti sebelum keluar bangunan dengan tertib. Hindari penggunaan lift dan jauhi tiang listrik atau bangunan yang rawan roboh,” tambahnya.

Kondisi Sukoharjo Terpantau Aman

Hingga saat ini, Kapolres memastikan belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa di wilayah Kabupaten Sukoharjo. Meski situasi relatif kondusif, jajaran Polres Sukoharjo tetap ditempatkan dalam status siaga untuk mengantisipasi gempa susulan.

"Kami minta masyarakat tetap waspada namun tenang. Ikuti informasi resmi dari BMKG dan arahan petugas. Polres Sukoharjo siap bersinergi dengan BPBD dalam penanganan bencana apa pun," pungkasnya.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS