Usung Kompetisi Street Ball, Wawali Astrid Apresiasi Liga Angkasa di Sangkrah

Sabtu, 08 Agustus 2026 20:06 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001987103.jpg
Wawali Solo Astrid Widayani menyambangi event Liga Angkasa kompetisi sepak bola anak di Sangkrah Solo (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) — Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, mengunjungi kegiatan Liga Angkasa 2026 di kawasan Sangkrah, selatan Stasiun Solo Kota, Sabtu (8/8/2026). Kehadiran orang nomor dua di Kota Solo tersebut menambah semarak kompetisi sepak bola anak yang berlangsung hangat di tengah permukiman padat warga.

Liga Angkasa merupakan ruang bermain dan bertanding bagi anak-anak yang memiliki minat tinggi terhadap sepak bola, termasuk mereka yang belum sempat bergabung dengan Sekolah Sepak Bola (SSB). Kompetisi unik ini digelar dengan konsep street ball dan diselenggarakan secara swadaya oleh panitia bersama masyarakat sekitar.

Tercatat sekitar 50 anak usia SD hingga SMP ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Selain memberikan pengalaman bertanding secara langsung, Liga Angkasa juga menjadi wadah strategis untuk menjaring potensi bibit-bibit pemain sepak bola, sekaligus membangun mental, karakter, dan semangat berkompetisi sejak usia dini.

Astrid mengaku sangat menikmati suasana kompetisi yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme warga. Menurutnya, Liga Angkasa tidak hanya menjadi kegiatan olahraga biasa, tetapi juga mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dan kegotongroyongan masyarakat di tingkat kampung.

"Sangat seru. Ini menjadi bentuk guyub warga. Anak-anak bisa belajar kompetisi, belajar sportivitas, kerja sama, dan kejujuran," kata Astrid di sela-sela kunjungannya.

Ia menambahkan, pengalaman bertanding sejak usia dini sangat penting untuk membentuk karakter anak. Dalam sebuah kompetisi, anak-anak tidak hanya diajarkan bagaimana cara meraih kemenangan, tetapi juga belajar menghargai lawan, bekerja sama dengan teman satu tim, menaati aturan, serta menerima hasil pertandingan dengan sikap sportif.

"Bukan masalah menang atau kalah. Yang penting anak-anak senang, semangat, rukun, dan bisa belajar dari prosesnya," ujarnya memotivasi.

Astrid juga memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif warga Sangkrah yang secara swadaya mampu menghadirkan ruang positif bagi anak-anak melalui olahraga. Penyelenggaraan yang tumbuh dari akar rumput ini dinilai menjadi contoh nyata bagaimana lingkungan kampung dapat menciptakan aktivitas mandiri yang mendorong anak-anak untuk aktif dan sehat.

Liga Angkasa 2026 sendiri diarahkan tidak berhenti sebagai kompetisi perdana. Pihak panitia kini mulai membuka peluang untuk menambah jumlah peserta dan memperluas jangkauan turnamen, sehingga ke depan dapat berkembang menjadi agenda kompetisi tahunan yang rutin digelar.

Bagi Astrid, semangat berkelanjutan tersebut sangat sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menciptakan ruang tumbuh yang aman dan positif bagi anak-anak di Kota Surakarta. Melalui olahraga, anak-anak dapat memetik banyak pelajaran hidup berharga sekaligus menikmati masa kecil mereka dalam suasana yang menyenangkan serta guyub bersama masyarakat.