UMS
Selasa, 26 Mei 2026 10:47 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SOLO (Soloaja.co) — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menancapkan taringnya di kancah internasional. Kali ini, UMS memperluas jejaring akademik dengan menjajaki kerja sama strategis bersama sejumlah perguruan tinggi ternama di Selandia Baru, termasuk meresmikan kolaborasi lewat penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan University of Waikato.
Aksi korporasi akademik ini dipimpin langsung oleh Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum. Dalam lawatan internasional tersebut, Rektor didampingi oleh Wakil Rektor II UMS, Prof. Dr. apt. Muhammad Da'i, S.Si., M.Si., serta Kaprodi M.Hes UMS, Isman, S.H.I., S.H., M.H.
Selain University of Waikato, delegasi UMS juga menggelar pertemuan intensif dengan Southern Institute of Technology (SIT) dan University of Otago.
Buka Peluang Beasiswa hingga Riset Bersama
Pertemuan dengan SIT menghasilkan sejumlah poin penting terkait pengembangan kelembagaan. Kedua belah pihak membahas peluang kolaborasi mulai dari pengembangan PTE and Test Centers New Zealand, pemetaan proyek percontohan The Manaaki New Zealand Scholarship Programme, konferensi bersama (joint conference), kolaborasi editorial jurnal, hingga invited reviewer academic prospective.
"Kerja sama tersebut juga membuka peluang implementasi bersama BIM University Bali. Agenda tersebut turut melibatkan Head of International Office SIT, Riza Ambadar, Ph.D. beserta tim internasionalnya," ujar Prof. Harun saat dimintai keterangan, Selasa (26/5).
SDM dan Reputasi Global
Di tempat terpisah, delegasi UMS disambut hangat oleh jajaran akademisi University of Otago, di antaranya Associate Professor Htin Lin Aung, Dr. Nisa Widyastuti, dan Professor Haizal Hussaini. Pertemuan tersebut fokus pada visi pengembangan akademik, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), riset, serta publikasi internasional.
Sementara itu, kolaborasi formal yang disepakati dengan University of Waikato melalui MoU akan mencakup poin-poin progresif, antara lain:
* Pertukaran mahasiswa dan dosen (joint mobility)
* Riset kolaboratif dan publikasi ilmiah
* Penyelenggaraan konferensi internasional
* Pengembangan kurikulum dan program pendidikan bersama
Rektor UMS menegaskan bahwa langkah diplomasi internasional ini merupakan bagian dari strategi besar universitas. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat reputasi global UMS sekaligus membangun ekosistem akademik yang memiliki daya saing tinggi di tingkat internasional.
Bagikan