Rebranding: SD Muhammadiyah PK Solo Luncurkan Tagline Baru

Kusumawati - Jumat, 10 Juli 2026 09:51 WIB
Raker berparagraf tema "Menuju Sekolah Unggul Berkemajuan" yang digelar di Ruang Haji Isa sekolah setempat (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Mengawali Tahun Ajaran 2026/2027, SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo resmi meneguhkan arah baru pengembangan sekolah lewat program *rebranding*. Langkah strategis ini diawali dalam Rapat Kerja (Raker) berparagraf tema "Menuju Sekolah Unggul Berkemajuan" yang digelar di Ruang Haji Isa sekolah setempat, Kamis (9/7).

Raker yang dihadiri oleh 50 guru dan tenaga kependidikan tersebut menjadi momentum penting bagi sekolah untuk beradaptasi dengan tantangan zaman. Kepala SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo, Nursalam, menekankan bahwa fondasi utama dari transformasi ini adalah penguatan budaya kerja yang solid.

"Kita harus membangun lingkungan kerja yang saling mendukung, memiliki empati, serta menyelesaikan setiap persoalan dengan tuntas. Dengan kebersamaan dan keikhlasan, insyaallah sekolah akan terus berkembang," ujar Nursalam di hadapan seluruh peserta raker.

Pijakan Strategis & Tagline Baru

Arah baru ini dirumuskan berdasarkan hasil analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) sekolah yang dipaparkan langsung oleh Nursalam. Dari evaluasi mendalam tersebut, lahir sebuah konsep rebranding yang meluncurkan tagline anyar: "Pelopor Keunggulan Berkemajuan" (Pioneering Progressive Excellence).

Tagline ini bukan sekadar jargon, melainkan manifestasi tiga semangat utama sekolah:
* Pelopor: Berkomitmen menjadi yang terdepan dalam menghadirkan inovasi pendidikan.
* Keunggulan: Tekad memberikan layanan terbaik pada aspek akademik, karakter, dan potensi siswa.
* Berkemajuan: Memastikan seluruh gerak inovasi tetap berakar pada nilai-nilai *tajdid* (pembaruan) Muhammadiyah tanpa kehilangan jati diri keislaman.

Enam Pilar Keunggulan (Target s.d. TA 2028/2029)

Untuk mengejawantahkan tagline tersebut, sekolah telah menetapkan enam sektor fokus yang akan dikawal ketat menggunakan indikator kinerja utama atau *Key Performance Indicator* (KPI):
> 1. Penguatan Akademik
> 2. Performa Peserta Didik
> 3. Ibadah
> 4. Karakter
> 5. Kompetensi Pendidik
> 6. Kompetensi Tenaga Kependidikan

Melalui cetak biru baru ini, SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai lembaga pendidikan Islam berkemajuan yang adaptif, sekaligus menjadi rujukan mutu bagi masyarakat luas.

Editor: Redaksi

RELATED NEWS