Tingkatkan Literasi Keuangan Solo Raya, OJK Gelar Kick Off Road to BIK 2026

Minggu, 06 September 2026 10:44 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1002094048.jpg
OJK Gelar Kick Off Road to BIK 2026 di Taman Balekambang Solo (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Kota Surakarta dan pemangku kepentingan se-Solo Raya resmi memulai rangkaian Kick Off Road to Bulan Inklusi Keuangan (BIK) Solo Raya 2026, Minggu (6/9/2026). Langkah ini dilakukan guna mempercepat pencapaian target inklusi keuangan nasional sebesar 98 persen pada 2045.

Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) 2 OJK Provinsi Jawa Tengah, Hermanto, mengungkapkan bahwa tingkat inklusi keuangan nasional berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2026 telah menyentuh angka 93,61 persen.

Untuk terus mendongkrak angka tersebut, OJK Solo bersama Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK) dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Solo Raya bergerak masif menggelar edukasi keuangan di wilayah eks-Karesidenan Surakarta.

"Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, kami telah melaksanakan 70 kegiatan literasi yang menjangkau 19.039 peserta. Sasarannya mulai dari pelajar, pelaku UMKM, kelompok perempuan, penyandang disabilitas, hingga komunitas pekerja migran," terang Hermanto.

Hermanto menambahkan, periode Road to BIK 2026 yang berlangsung sepanjang September ini akan menjadi fondasi menuju puncak acara Bulan Inklusi Keuangan pada Oktober mendatang. Melalui agenda ini, industri jasa keuangan didorong menghadirkan ragam inovasi, produk, dan insentif yang memudahkan masyarakat mengakses layanan formal.

Dalam kesempatan yang sama, OJK turut memberikan apresiasi lewat sejumlah penghargaan regional, seperti Literasi Award Solo Raya 2026 dan Bank Goes to School Solo Raya Award 2026.

Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, menyambut positif kolaborasi lintas sektor tersebut. Ia menilai akses terhadap lembaga keuangan resmi merupakan kunci utama dalam memajukan perekonomian warga.

"Akses terhadap layanan keuangan yang aman, mudah, dan sesuai kebutuhan merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sinergi ini akan membentuk warga Solo Raya yang makin mandiri dan bijak mengelola keuangan," tegas Astrid.