Terpilih Ketua DPW ATI Jateng, Asri Purwanti Siap Bangkitkan Tinju

Jumat, 03 April 2026 13:33 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001529786.jpg
Asri Purwanti (Soloaja)

SEMARANG (Soloaja.co) – Sektor olahraga tinju di Jawa Tengah bersiap memasuki babak baru. Asri Purwanti resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) Jawa Tengah periode 2026–2031. Penunjukan ini membawa misi besar untuk mengembalikan kejayaan tinju di wilayah tersebut.

Asri, yang juga dikenal sebagai Ketua DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jawa Tengah, menegaskan bahwa tinju adalah instrumen penting bagi pembinaan karakter generasi muda.

“Tinju bukan sekadar olahraga keras, tetapi sarana pembinaan fisik, mental, dan disiplin. Ini peluang besar bagi atlet untuk meraih prestasi,” ujar Asri Jum'at (03/04). 

Program Strategis dan Regenerasi

Guna merealisasikan visi tersebut, DPW ATI Jateng telah menyiapkan sejumlah langkah konkret:
* Akselerasi Kompetisi: Memperbanyak gelaran event dan kejuaraan rutin di daerah untuk meningkatkan pengalaman bertanding para atlet.
* Peningkatan SDM: Menggelar pelatihan intensif bagi wasit dan pelatih demi standarisasi kualitas pertandingan.
* Pembinaan Usia Dini: Menjalin kerja sama dengan sekolah dan klub lokal untuk memastikan regenerasi atlet berjalan konsisten.
Asri juga menekankan pentingnya sinergi dengan pengurus pusat agar arah pembinaan di Jawa Tengah selaras dengan standar nasional dan internasional.

Harapan dari Pusat

Restrukturisasi ini didukung penuh oleh Pengurus Pusat ATI. Pelaksana Tugas Ketua Umum ATI Pusat, Ester Situmorang, menegaskan bahwa Jawa Tengah adalah wilayah prioritas pengembangan karena potensi atletnya yang sangat besar.

“ATI tidak butuh pengurus simbolik. Yang dibutuhkan adalah kerja nyata, mencetak atlet, dan menghadirkan kompetisi berkualitas,” tegas Ester merujuk pada SK Nomor: 01/ATI/SK/III/2026.

Sejalan dengan UU No. 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, langkah ATI ini diharapkan mampu menjadikan Jawa Tengah sebagai lumbung petinju profesional yang siap bersaing di kancah dunia.