BRI
Selasa, 21 April 2026 20:34 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

JAKARTA (Soloaja.co) – Bertepatan dengan momentum Hari Kartini, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mempertegas komitmennya dalam mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.
Melalui pilar Empower Our People dalam strategi keberlanjutan GoZero%, TelkomGroup mengimplementasikan prinsip Keberagaman, Kesetaraan, dan Inklusi (DEI) secara terukur untuk memperkuat organisasi yang adaptif di tengah transformasi digital.
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan bahwa kesetaraan gender merupakan fondasi utama dalam membangun organisasi inklusif.
Menurutnya, perempuan Indonesia memiliki potensi besar yang hanya membutuhkan kesempatan setara untuk berkembang dan mengambil peran strategis dalam kepemimpinan. Dian meyakini bahwa ketika akses tersebut dibuka, perempuan dapat memberikan kontribusi nyata bagi inovasi serta kemajuan bangsa.
Berdasarkan data tahun 2025, proporsi perempuan di TelkomGroup telah mencapai 31,7 persen dari total karyawan, dengan 21 persen di antaranya menduduki posisi manajerial. Menatap masa depan, TelkomGroup mematok target peningkatan keterwakilan perempuan hingga 32 persen dari total karyawan dan 27 persen pada level manajerial di tahun 2030.
Penguatan ini juga terlihat pada berbagai lapisan manajemen. Pada 2025, keterwakilan perempuan di tingkat manajemen senior tercatat sebesar 14,0 persen, manajemen madya 23,2 persen, dan level pengawas mencapai 33,4 persen.
Selain itu, perusahaan terus mendorong partisipasi perempuan di fungsi strategis seperti revenue-generating function sebesar 8,3 persen serta bidang Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Matematika (STEM) sebesar 8,1 persen.
Representasi kepemimpinan di tingkat tertinggi juga ditunjukkan melalui sosok Dian Siswarini. Kiprahnya yang diakui lewat penghargaan Excellent Mom in Digital Transformation and Regional Connectivity Leadership pada Wonder Mom Awards 2025 serta Perempuan Inspiratif Awards 2025 menjadi bukti nyata peran aktif perempuan di lini depan industri telekomunikasi digital.
Menghidupkan semangat Raden Ajeng Kartini, Dian menekankan bahwa di era digital, konektivitas adalah jembatan bagi perempuan untuk berdaya. Dengan akses informasi dan pengetahuan yang luas, perempuan diharapkan dapat terus maju dan berkembang secara optimal.
Untuk mendukung produktivitas tersebut, TelkomGroup menyediakan fasilitas penunjang seperti Telkom Daycare dan ruang laktasi. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menciptakan ekosistem kerja yang kondusif bagi talenta perempuan.
Melalui pendekatan terintegrasi dan dukungan komunitas internal, TelkomGroup berkomitmen membangun masa depan yang lebih inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh karyawannya.
Bagikan