Gotong Royong Pecah Baru, Satgas TMMD dan Warga Parangjoro Kebut Proyek Talut
SUKOHARJO (Soloaja.co) — Guna mengejar target pengerjaan, Satgas TMMD Reguler ke-129 Kodim 0726/Sukoharjo bersama warga Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, menggencarkan pemecahan batu. Batu hasil pecahan tersebut dimanfaatkan sebagai material utama pembangunan talut sepanjang 1.350 meter.
Aksi gotong royong yang dipusatkan di Dukuh Parangjoro RT 02/RW 02 ini merupakan salah satu titik sasaran fisik prioritas TMMD tahun 2026. Sejak pagi, puluhan personel TNI, Polri, dan warga tampak bahu-membahu memecahkan batu besar menggunakan palu godam dan linggis.
- Dukung Penanganan Stunting, Alfamart Tebar Edukasi Gizi di Klaten
- UNISRI Kucurkan Rp1,8 Miliar Kembangkan Lab Informatika
Dansatgas TMMD ke-129 Letkol Inf Reza Sahputra menyampaikan, langkah pemecahan batu di lokasi dilakukan untuk memangkas waktu pengerjaan.
"Material batu diambil dari sekitar lokasi. Dengan dipecah langsung di tempat, proses pembangunan talut jadi lebih cepat tanpa menunggu kiriman material luar. Ini bentuk kemandirian Satgas bersama masyarakat," terang Reza, Rabu (22/7/2026).
Pekerjaan dilakukan secara bergotong royong. Anggota Satgas memecah batu-batu berukuran besar, sementara warga membantu mengumpulkan serta mengangkut pecahan batu ke area pembangunan.
- Asa Koperasi Batur Jaya Kembali Pasok Blok Rem PT KAI
- Telkomsel Tanam 2.000 Pohon Kopi di Waduk Sermo
Samijan, warga RT 02/RW 02 Parangjoro, mengaku kehadiran prajurit TNI memicu semangat warga. Kehadiran Satgas membuat pekerjaan fisik yang cukup berat terasa jauh lebih ringan.
Sementara itu, Kepala Desa Parangjoro Hardiman mengapresiasi kerja keras seluruh pihak. Berkat percepatan ini, pengerjaan fisik talut penahan jalan telah menunjukkan progres signifikan.
"Dengan pemecahan batu ini, progres talut sudah mencapai 60 persen. Kami optimistis sebelum penutupan TMMD pada Jumat (14/8/2026), talut selesai dan dapat mengamankan akses jalan warga menuju sawah serta sekolah," ujarnya.
