mudik
Selasa, 14 April 2026 08:42 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

JAKARTA (Soloaja.co) – Sinergi strategis antara sektor digital dan energi resmi terjalin melalui kesepakatan antara PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.
Kedua perusahaan besar ini menandatangani Nota Kesepahaman untuk mengintegrasikan infrastruktur digital dengan pasokan energi rendah karbon guna mendukung operasional data center yang berkelanjutan.
Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto di Jakarta. Acara ini turut disaksikan oleh jajaran direksi dari kedua belah pihak serta perwakilan Danantara Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap transisi energi nasional.
Dalam kerja sama ini, Telkom fokus mengembangkan ekosistem data center yang membutuhkan energi rendah emisi. PGN akan berperan menyediakan pasokan energi hijau, salah satunya melalui pemanfaatan biomethane yang berasal dari limbah minyak kelapa sawit di wilayah Sumatra.
Kolaborasi ini mencakup studi bersama untuk implementasi energi hijau di berbagai lokasi strategis data center TelkomGroup, seperti Cikarang, Batam, Serpong, Sentul, dan Surabaya. Wilayah-wilayah tersebut dinilai potensial karena telah terintegrasi dengan jaringan pipa gas PGN.
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menyatakan bahwa langkah ini adalah bagian dari ambisi perusahaan untuk menjadi kekuatan infrastruktur digital di tingkat regional. Senada dengan hal tersebut, Direktur Utama PGN, Arief Kurnia Risdianto, menekankan bahwa penyediaan biomethane menjadi motor penggerak transformasi PGN menuju era rendah karbon.
Selain memperkuat kerja sama domestik, TelkomGroup juga terus menjajaki kemitraan global, termasuk dengan Sembcorp Development Ltd melalui NeutraDC. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem green data center yang siap mendukung teknologi masa depan seperti kecerdasan buatan (AI) sekaligus memperkuat kedaulatan digital Indonesia.
Bagikan