Telkom Bangun Ekosistem Keberlanjutan di Bukit Klangon

Senin, 28 September 2026 19:30 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1002180898.jpg
PT Telkom Indonesia GoZero Goes to Klangon (Soloaja)

YOGYAKARTA (Soloaja.co) – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melanjutkan komitmen keberlanjutannya melalui program GoZero% Goes to Klangon yang digelar di Bukit Klangon, Desa Glagaharjo, Sleman, Yogyakarta, Senin (28/09). 

Kegiatan yang bertepatan dengan momen World Cleanup Day ini berfokus pada pembangunan ekosistem berbasis konservasi lingkungan, pengelolaan sampah terpadu, dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari inisiatif keberlanjutan tahun lalu untuk membangun praktik pengelolaan kawasan yang dapat memberikan manfaat jangka panjang.

"Kami ingin program keberlanjutan tidak berhenti pada satu aktivitas, tetapi berkembang menjadi ekosistem yang dapat memberikan dampak dalam jangka panjang," ujar SVP Group Sustainability and Corporate Communication Telkom, Ahmad Reza.

Dalam aksinya, Telkom menjalankan penanaman 200 pohon berjenis jeruk keprok, kopi, dan sengon melalui program GoZero% Plant & Grow Action. Dari sisi pengelolaan kebersihan, dihadirkan fasilitas tempat sampah terpilah empat kategori (organik, anorganik, residu, dan B3) serta bank sampah yang didukung edukasi pemilahan dari sumbernya. 

Telkom juga mengenalkan program GoZero% Waste to Soil untuk mengolah sampah organik menjadi kompos yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.

Guna mendukung sektor pariwisata ramah lingkungan, kawasan camping Bukit Klangon kini dikembangkan menjadi GoZero% EcoCamp Klangon. Kawasan ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung seperti welcome gate, titik foto, hingga papan edukasi kebersihan.

VP Sustainability Telkom, Gunawan Wasisto Ciptaning Andri, menambahkan bahwa integrasi lingkungan dan pariwisata ini berpotensi menggerakkan ekonomi sirkular bagi warga setempat. 

Melalui pilar Save Our Planet berbasis prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), Telkom berharap fasilitas dan kebiasaan baik yang terbentuk dapat terus dikelola secara mandiri oleh masyarakat Desa Wisata Klangon.