Jamu
Kamis, 11 Juni 2026 09:00 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SUKOHARJO (Soloaja.co)— Festival Jamu Nusantara 2026 sukses menyedot perhatian publik. Salah satu agenda yang paling diminati adalah talkshow bertema “Jamu Sebagai Lifestyle Generasi Muda” yang digelar di Sukoharjo, Sabtu (30/5).
Acara ini menghadirkan Stefani Selina, Owner & CEO Djampi Jawi, sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Stefani mengajak generasi muda untuk mengubah stigma terhadap jamu. Menurutnya, ramuan herbal asli Indonesia ini tidak boleh lagi dianggap sebagai minuman kuno yang identik dengan generasi tua.
“Jamu adalah warisan budaya yang sangat berharga. Tantangan kita saat ini bukan hanya melestarikannya, tetapi juga membuatnya relevan dan mudah diterima oleh generasi muda,” ujar Stefani di hadapan ratusan peserta.
Inovasi Tanpa Menghilangkan Tradisi
Stefani menjelaskan bahwa kunci agar jamu bisa masuk ke dalam lini gaya hidup masa kini adalah melalui inovasi. Djampi Jawi sendiri terus berkomitmen menghadirkan jamu dengan kemasan menarik dan pendekatan komunikasi yang dekat dengan anak muda, tanpa menghilangkan khasiat asli bahan-bahan alami tersebut.
Talkshow berjalan interaktif dan dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari:
* Pelaku UMKM kuliner dan herbal
* Komunitas pecinta jamu
* Mahasiswa
* Masyarakat umum
Melalui Festival Jamu Nusantara 2026, diharapkan kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan pelaku industri seperti Djampi Jawi dapat terus memperluas edukasi kesehatan berbasis herbal. Target utamanya jelas: menjadikan jamu sebagai pilihan gaya hidup sehat yang praktis, kekinian, dan bangga dikonsumsi oleh generasi muda.
Bagikan