Dies Natalis
Kamis, 04 Juni 2026 12:46 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SOLO (Soloaja.co) — Program Studi Ilmu Administrasi Negara Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta menggelar Slamet Riyadi Conference on Public Administration (SRIPA) Tahun 2026 di Auditorium UNISRI, Kamis (4/6).
Seminar nasional bergengsi ini mengangkat tema strategis, "Pembangunan Berkelanjutan melalui Optimalisasi Anggaran yang Efektif dan Transparan".
Tema tersebut dinilai sangat relevan dengan dinamika nasional saat ini, di mana tuntutan publik kian menguat terhadap efisiensi APBN maupun APBD. Masyarakat kini menaruh perhatian besar pada transparansi belanja negara serta pengawasan ketat penggunaan pajak rakyat.
Isu-isu sensitif seperti alokasi pengadaan barang, biaya perjalanan dinas, hingga ketepatan program bantuan sosial menjadi sorotan tajam, sehingga ruang optimalisasi anggaran dinilai sebagai kebutuhan publik yang mendesak.
SRIPA 2026 kali ini menghadirkan jajaran narasumber kompeten, di antaranya Prof. Dr. Winarti, M.Si. (Guru Besar FISIP UNISRI), H. Ganjar Pranowo, S.H., M.IP. (Gubernur Jawa Tengah Periode 2013–2023), H. Adhe Eliana, S.E. (Wakil Bupati Karanganyar), serta Hanum Ashtya Vianti (Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Administrasi Negara UNISRI).
Ketua Pelaksana SRIPA 2026, Dinda Puspita, menjelaskan bahwa konferensi ini dirancang sebagai wadah ilmiah bagi mahasiswa, akademisi, dan praktisi untuk bertukar gagasan segar sekaligus merumuskan solusi atas tantangan makro pembangunan bangsa.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat mendorong lahirnya pemikiran inovatif yang mampu menjawab dinamika kebijakan publik secara konkret,” ujar Dinda dalam laporannya.
Dinda juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran pimpinan universitas, fakultas, program studi, para sponsor, narasumber, serta seluruh panitia. Ia berharap rangkaian kegiatan ini memperluas wawasan, memperkuat jejaring akademik, serta menjadi sarana krusial bagi pengembangan kapasitas seluruh peserta yang hadir.
Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama UNISRI, Dr. Joko Pramono, S.Sos., M.Si. Dalam sambutannya, Dr. Joko menegaskan pentingnya akuntabilitas moral dalam pengelolaan dana publik. Menurutnya, pengelolaan anggaran negara harus menyentuh aspek etika, mengingat kontribusi terbesar pembangunan ditopang oleh pajak rakyat.
"Tema ini menjadi sangat penting dan aktual. Ini merupakan strategi bagaimana mengelola dana, yang mungkin bersinggungan dengan peristiwa saat ini; apakah benar, apakah etis, kaitannya dengan penggunaan anggaran yang paling besar kontribusinya dari pajak rakyat. Efisiensi menjadi penting sekaligus evaluasi terhadap implementasi anggaran kita," tegas Dr. Joko Pramono.
Dr. Joko mencontohkan beberapa isu kontemporer yang memantik diskursus publik, seperti efisiensi alokasi APBN untuk pengadaan hewan kurban hingga efektivitas perjalanan dinas ke luar negeri. Menurutnya, evaluasi berkala terhadap implementasi anggaran harus melahirkan narasi-narasi baru yang berpihak pada keberhasilan pembangunan berkelanjutan.
Senada dengan hal itu, Dekan FISIP UNISRI, Dr. Herning Suryo Sarjono, M.Si., turut mengapresiasi konsistensi mahasiswa Ilmu Administrasi Negara dalam menyelenggarakan SRIPA setiap tahun. Ia menegaskan bahwa forum ilmiah tahunan ini sukses menjadi ruang strategis untuk mengasah daya kritis mahasiswa terhadap realitas kebijakan publik nasional.
Bagikan