SD Muhammadiyah PK Solo Raih Edukasi ZIS Terbaik 2025

Kamis, 05 Februari 2026 11:45 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001324316.jpg
SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo menerima penghargaan dari LazisMu Solo (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Kantor Layanan (KL) Lazismu SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo menorehkan prestasi membanggakan. Sekolah ini resmi dinobatkan sebagai Kantor Layanan dengan Edukasi ZIS Terbaik dalam ajang bergengsi Lazismu Solo Award 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Badan Pengurus Lazismu Kota Solo, Muzakar Isa, kepada Bendahara KL Lazismu SD Muhammadiyah PK, Tri Wahyuni, dalam rangkaian Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Lazismu Kota Solo di Gedung Induk Siti Walidah UMS, Ahad (1/2/2026).

Acara ini turut dihadiri oleh Walikota Solo, Respati Ardi, yang hadir memberikan dukungan penuh terhadap penguatan tata kelola zakat di Kota Bengawan.

Masifkan Edukasi Sejak Dini

Penghargaan ini diberikan berkat konsistensi sekolah dalam memberikan edukasi pentingnya Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di lingkungan pendidikan. Bukan sekadar teori, para siswa dilibatkan aktif dalam kegiatan sosial nyata.

Salah satu bukti teranyar adalah keterlibatan Tim Sahabat Sekolah Dasar dalam penyaluran beasiswa bagi murid di SD Muhammadiyah 15 Sumber dan SD Muhammadiyah 20 Sidorejo.

Koordinator KL Lazismu SD Muhammadiyah PK Kottabarat, Mohamad Iqbal Baihaqi, menyatakan rasa syukurnya atas apresiasi ini.

“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi pelecut semangat agar di tahun 2026 kinerja kami semakin berdampak luas bagi kemanusiaan,” ujar Iqbal.

Program ‘Kencleng Surga’ Jadi Unggulan

Hingga saat ini, program “Kencleng Surga” masih menjadi motor utama penghimpunan dana sosial di sekolah tersebut. Dana yang terkumpul dari para siswa dan orang tua difokuskan untuk berbagai aksi nyata, mulai dari beasiswa murid kurang mampu, bantuan sembako yatim piatu, tanggap bencana, hingga dukungan dakwah Muhammadiyah.

Ke depan, sekolah berkomitmen untuk terus memperkuat edukasi ZIS secara berkelanjutan. Harapannya, kesadaran berbagi akan tumbuh menjadi karakter yang melekat pada diri siswa hingga mereka dewasa nanti, membawa manfaat bagi masyarakat luas sesuai nilai-nilai Islam.