Tingkatkan Mutu, UNISRI Gelar Pelatihan Dosen Berbasis OBE
SOLO (Soloaja.co) — Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta mengambil langkah strategis dalam meningkatkan daya saing akademik di tingkat regional. Sebanyak 35 dosen muda dengan masa bakti di bawah lima tahun mengikuti Pelatihan dan Pendampingan Teknik Instruksional berbasis Outcome-Based Education (OBE) di Sahid Jaya Hotel, Senin-Selasa (2-3/2).
Program ini dirancang secara khusus untuk membekali para pendidik muda dengan metodologi pengajaran modern yang berorientasi pada hasil lulusan. Ketua Panitia, M. Hery Yuli Setiawan, M.Pd., menjelaskan bahwa pelatihan ini sangat krusial agar dosen mampu menyusun kurikulum dan strategi pembelajaran yang inovatif sesuai kebutuhan industri saat ini.
- OKC 2026, Polres Sukoharjo Tilang 89 Pelanggar Sita 14 Motor
- Kebiasaan Kelas Menengah yang Terlihat Kaya tapi Bokek
"Dosen muda UNISRI harus memiliki kemampuan adaptif dalam mengembangkan teknik instruksional. Hal ini menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh di lingkungan kampus," ungkap Hery dalam laporannya.
Selama dua hari, para peserta menerima materi intensif dari para ahli. Pada hari pertama, kurikulum fokus pada aspek regulasi perguruan tinggi, konsep MBKM, hingga penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS).
Sementara di hari kedua, pelatihan menitikberatkan pada desain instruksional, pengembangan media ajar, hingga praktik keterampilan dasar mengajar.
Rektor UNISRI, Prof. Dr. Sutoyo, M.Pd., menegaskan bahwa sumber daya manusia (SDM) pengajar adalah cermin dari kualitas institusi. Ia menekankan bahwa dosen merupakan kunci utama dalam mencetak lulusan yang mumpuni.
"Kualitas universitas terlihat dari kualitas dosennya. Kami berharap pelatihan ini tidak hanya berhenti pada teori, tetapi benar-benar diimplementasikan di ruang-ruang kelas," ujar Prof. Sutoyo.
Ia juga menambahkan bahwa Lembaga Penjamin Mutu (LPM) harus berperan aktif menjaga standar kompetensi, tidak hanya bagi dosen, tetapi juga bagi tenaga kependidikan agar pelayanan kampus berjalan selaras.
Senada dengan hal tersebut, pihak Yayasan Perguruan Tinggi Slamet Riyadi yang diwakili oleh Nuroso Bambang Wasisto, SE, mendukung penuh upaya penguatan riset dan pendidikan. Menurutnya, UNISRI harus terus berinovasi agar tetap unggul dan kompetitif.
Melalui program lanjutan yang dimulai sejak 2025 ini, UNISRI mematok target besar untuk menjadi perguruan tinggi yang diperhitungkan di tingkat Asia Tenggara dengan mencetak mahasiswa yang memiliki kualifikasi global.
