PDB
Rabu, 10 Juni 2026 17:40 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SUKOHARJO (Soloaja.co) — Suasana meriah dan penuh tawa mewarnai halaman Sanggar Bhineka Sukoharjo, Rabu (10/6) sore. Sebanyak 20 anak yatim dampak pandemi Covid-19 mengikuti aksi unik bertajuk "Sambut Piala Dunia" dengan menggelar simulasi pertandingan sepak bola melawan para guru relawan yang mengenakan kostum superhero dunia.
Dalam laga yang dimulai pukul 15.30 WIB tersebut, para tokoh pahlawan super tampil mewakili negara peserta Piala Dunia 2026. Ultraman hadir membawa bendera Jepang, Superman membawa bendera Amerika Serikat, Spiderman mengibarkan bendera Prancis, Batman membawa bendera Jerman, dan Power Rangers mengusung bendera Argentina.
Sementara itu, tokoh lokal Gatotkaca disiapkan menjadi wasit pada laga berikutnya. Anak-anak yang lain tidak kalah antusias dengan membawa poster pemain bintang dan bendera peserta Piala Dunia.
Penggagas kegiatan, Agus Widanarko atau yang akrab disapa Mas Danar, menjelaskan bahwa simulasi ini merupakan bentuk perayaan sekaligus edukasi sepak bola bagi anak-anak yatim lewat konsep yang kreatif dan menyenangkan.
“Hari ini kita merayakan, hari ini kita menyaksikan, tapi esok kita pasti akan ikut Piala Dunia. Bahkan mungkin menang,” ujar Danar optimistis.
Menurut Danar, meskipun Indonesia belum tampil di ajang Piala Dunia kali ini, semangat dan euforia turnamen akbar tersebut tetap harus ditanamkan. Langkah ini diharapkan mampu menumbuhkan mimpi besar, motivasi berprestasi, sekaligus menjadi sarana pembelajaran tentang sportivitas serta kerja sama tim sejak usia dini.
Keunikan acara semakin terasa ketika di tengah pertandingan, panitia mendadak menyajikan jamu dan bakso bagi para pemain yang mulai kelelahan. Momen spontan ini mengundang gelak tawa dan kembali mendongkrak semangat anak-anak.
Rizky Agung Triwibowo, relawan yang berkostum Batman, mengaku sangat menikmati jalannya permainan. Menurutnya, ini menjadi cara terbaik untuk membangun kebersamaan sekaligus menyambut demam Piala Dunia. "Harapan saya, semoga ke depannya Indonesia bisa ikut bertanding di Piala Dunia dan membangun semangat bagi bangsa kita," kata Rizky.
Keceriaan terpancar dari salah satu peserta, Farel Atarisa. Meski sempat kesulitan menghadapi tim superhero, ia mengaku sangat gembira dan menjagokan Argentina pada gelaran tahun ini.
Nada serupa disampaikan Muhammad Fahri yang sukses menjebol gawang tim superhero. Fahri mengaku bangga bisa melakukan selebrasi bersama teman-temannya dan berharap idolanya, Cristiano Ronaldo, bisa membawa Portugal berjaya.
Melalui aksi kreatif ini, Sanggar Bhineka tidak sekadar menghadirkan hiburan, tetapi juga menyuntikkan optimisme dan harapan agar suatu saat nanti tim nasional Indonesia bisa bersaing di panggung tertinggi sepak bola dunia.
Bagikan