Makanan
Kamis, 29 Januari 2026 14:43 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SOLO (Soloaja.co) – Siapa bilang minum teh itu cuma hobi orang tua atau sekadar minuman murah di angkringan? Tea n Tales (TNT), brand teh asli Indonesia yang lahir tahun 2023, sukses mendobrak stigma tersebut.
Mengusung misi membawa teh lokal ke kelas premium, TNT kini menjadi primadona baru di kafe-kafe hits Jakarta hingga hotel berbintang.
Founder dan CEO Tea n Tales, Sri Wahyuni, mengungkapkan kegelisahannya melihat pasar teh premium di Indonesia justru masih didominasi produk impor. Padahal, kekayaan alam Indonesia memiliki potensi luar biasa.
"Teh Indonesia itu sebenarnya 'mangkok bumi' penjaga alam. Visi kami adalah mengangkat teh lokal ke level premium. Kami meracik teh asli nusantara dengan bunga dan buah-buahan asli Indonesia. Bukan cuma rasa, tapi ada cerita budaya di setiap tegukannya," ujar Sri Wahyuni, ditemui saat event Azana Culinary Series #2 di Anaya Azana Boutique Hotel, Karanganyar, Kamis 29 Januari 2026.
Sensasi "Exotic Tengger" hingga "Sriwedari"
Uniknya, setiap varian Tea n Tales memiliki nama yang kental dengan unsur budaya, seperti Cahyaningrum, Sriwedari, Srikandi, hingga yang terbaru Exotic Tengger. Nama-nama ini bukan sekadar label, melainkan representasi karakter rasa yang disesuaikan dengan cerita otentik di baliknya.
Hingga saat ini, TNT sudah memiliki 26 varian yang semuanya menggunakan bahan baku asli Indonesia, mayoritas dari Jawa Barat. Melalui produk ini, Sri Wahyuni juga berkomitmen membina petani lokal demi menjaga keberlangsungan perkebunan teh agar tidak beralih fungsi menjadi lahan sayur atau sawit.
Upgrade Level: Dari Wedangan ke Mocktail Kekinian
Tak hanya bicara soal tradisi, Tea n Tales juga sangat serius menggarap pasar anak muda melalui storytelling dan inovasi rasa. Cakra Virajati, selaku Menu Developer TNT, menjelaskan bagaimana teh "tua" diubah menjadi minuman tren masa kini.
"Kita bikin tampilannya menarik, kita tambah flavor baru agar nilainya naik. Teh bukan lagi minuman murahan. Kita branding sedemikian rupa supaya anak muda bangga minum teh. Bahkan kita buat varian Signature seperti campuran buah naga (Red Dragon Fruit) hingga Lintang yang hangat dengan jahe dan sereh," jelas Cakra.
Kolaborasi dengan Anak Muda dan Ekspansi Nasional
Meski bermarkas di BSD, Tangerang Selatan, distribusi Tea n Tales sudah merambah ke berbagai kota besar seperti Bandung, Surabaya, hingga Yogyakarta. Bahkan, TNT kini berkolaborasi dengan grup anak muda kreatif, Dagelan, untuk memasyarakatkan kualitas teh Indonesia yang lebih baik di kafe-kafe mereka.
"Respon masyarakat luar biasa. Konsumen Indonesia ternyata sangat bangga dengan produk lokal yang kualitasnya tidak kalah dengan teh luar negeri," tambah Sri Wahyuni.
Dengan kemasan yang estetik untuk retail hingga pilihan Gourmet untuk sektor perhotelan dan kafe (Horeka), Tea n Tales optimis bisa menjadikan teh sebagai magnet baru bagi barista dan bartender untuk berinovasi menciptakan menu-menu mocktail yang berkelas.
Bagikan