Puncak Hari Jadi ke 68, UMS Apresiasi Dosen Tendik dan Mahasiswa Berprestasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 15:36 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1002273769.jpg
Rektor UMS Prof Harun menyerahkan apresiasi untuk dosen, Tendik dan mahasiswa berprestasi (Soloaja)

SUKOHARJO (Soloaja.co) — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan apresiasi kepada dosen, tenaga kependidikan (tendik), dan mahasiswa berprestasi dalam puncak peringatan Hari Jadi ke-68 UMS yang digelar di Edutorium KH Ahmad Dahlan, Sabtu (24/10/2026).

Penghargaan tersebut diserahkan kepada Prof. Jumadi, S.Si., M.Sc., Ph.D., atas pencapaian kenaikan jabatan fungsional Guru Besar/Profesor tahun 2026. Selain itu, apresiasi diberikan kepada Maryadi atas keaktifannya dalam pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan pegawai tingkat universitas tahun 2026.

Untuk Mahasiswa diberikan penghargaan pada Nasywa Nadifa Az-Zahra Salsabila yang berhasil meraih predikat finalis Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) dalam Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) tingkat nasional 2026.

Dalam sambutannya, Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., mengajak seluruh civitas academica UMS untuk terus bergerak aktif menciptakan perubahan dan menjawab tantangan zaman.

“Kami mengajak semua dosen, tendik, dan keluarga besar UMS untuk senantiasa bisa mengembangkan sikap adaptif, progresif, moderat, humanis, transendensi, dan berdaya saing global,” tegas Rektor.

Dekan Fakultas Geografi UMS, Prof. Jumadi, mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan yang diraih. Selain kenaikan jabatan fungsional Guru Besar, ia juga memboyong penghargaan sebagai dosen dengan jumlah sitasi terbanyak di bidang sains dan teknologi.

“Terima kasih kepada UMS yang telah memberikan penghargaan ini. Alhamdulillah, tahun ini saya berkesempatan menerima dua penghargaan sekaligus,” ujarnya usai acara.

Sementara itu, Nasywa Nadifa Az-Zahra Salsabila menyebut penghargaan tersebut merupakan buah dari perjalanan panjang dan perjuangan ketat sepanjang proses seleksi Pilmapres. Mahasiswa Program Studi Farmasi angkatan 2023 ini mengapresiasi penuh dukungan Kampus UMS di setiap tahapannya.

“Proses menjadi mahasiswa berprestasi ini tentu tidak mudah, harus melalui seleksi berjenjang dari tingkat fakultas, universitas, wilayah, hingga nasional. Alhamdulillah, UMS memberikan dukungan penuh dalam setiap proses yang saya lalui,” tutur mahasiswi yang akrab disapa Nadifa ini penuh syukur.

Dalam ajang Pilmapres tersebut, Nadifa mengusung ide inovatif berupa formulasi obat berbasis nanoliposom. Gagasan kreatif ini memanfaatkan teknologi nano untuk mempermudah penetrasi obat ke dalam tubuh sehingga daya kerja obat menjadi lebih optimal.

“Untuk ajang Pilmapres ini memang masih berupa gagasan kreatif, namun tidak menutup kemungkinan untuk dikembangkan lebih lanjut menjadi riset lanjutan di masa depan,” pungkasnya.