Di Forum Sister City Xi’an, Wali Kota Respati Paparkan Kota Cerdas

Kusumawati - Jumat, 23 Oktober 2026 21:02 WIB
Wali Kota Surakarta Respati Ardi dalam Forum Sister City di XI'AN (Soloaja)

XI’AN (Soloaja.co) — Wali Kota Solo, Respati Ardi, tampil sebagai pembicara dalam forum Sister City Dialogue yang digelar di Xingqing Park, Kota Xi’an, Provinsi Shaanxi, China, pada Kamis (22/10/2026). Forum internasional ini menjadi wadah pertukaran gagasan antarkota dunia guna mendorong pembangunan perkotaan yang berkelanjutan.

Dihadiri perwakilan dari berbagai negara mitra kerja sama sister city Xi’an, Respati memboyong gagasan utama mengenai pelestarian budaya yang dipadukan dengan pengembangan tata kelola kota cerdas (smart governance).

Dalam paparan tersebut, Respati menyoroti kemiripan historis antara Solo dan Xi’an sebagai dua kota bersejarah yang sama-sama berjuang mempertahankan identitas budaya di tengah pesatnya gelombang modernisasi.

Untuk menjaga warisan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta menerapkan strategi pembangunan perkotaan berbasis budaya (cultural-led urban development). Pendekatan ini menempatkan kawasan cagar budaya, keraton, pasar tradisional, hingga kampung-kampung bersejarah sebagai fondasi utama identitas kota.

"Di Surakarta, warisan budaya seperti keraton, pasar-pasar tradisional, dan kampung-kampung bersejarah merupakan jiwa dari identitas kami. Untuk mendorong pembangunan kota sekaligus melindungi budaya tradisional secara kuat, kami berpegang pada filosofi Pembangunan Perkotaan Berbasis Budaya," tegas Respati.

Ia menekankan bahwa memelihara kawasan bersejarah bukan berarti menghentikan modernisasi, melainkan memastikan arah penataan ruang dan revitalisasi bangunan tua tetap terintegrasi secara harmonis ke dalam ruang publik modern.

"Selain menjadi identitas kota, warisan budaya juga memiliki potensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya melalui pengembangan pariwisata berbasis sejarah dan budaya," imbuhnya.

Mendorong Kerja Sama Konkret

Guna memperkuat hubungan sister city antara Solo dan Xi’an, Respati mendorong terbentuknya kolaborasi berorientasi aksi nyata yang melampaui agenda seremonial semata.

"Melangkah ke depan, sebagai sister city, kerja sama ini harus berkembang melampaui hubungan seremonial menuju kemitraan yang berorientasi pada aksi nyata dan pragmatis," ungkapnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkot Surakarta mengusulkan tiga langkah strategis:

  1. Pembentukan Kelompok Kerja Sektoral: Berfokus pada teknologi konservasi cagar budaya, tata kelola kota digital, serta penerapannya dalam solusi energi hijau.
  2. Penguatan Ekonomi & Hubungan Antarmasyarakat: Melalui promosi pariwisata, pertukaran pelajar, hingga kolaborasi perdagangan untuk produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
  3. Forum Berbagi Pengetahuan Berkala: Mempertemukan perencana kota, pakar teknologi, serta pelestari budaya dari kedua kota secara rutin guna menjawab berbagai tantangan pembangunan perkotaan masa depan.
Editor: Redaksi

RELATED NEWS

‌‌‌
‌‌‌
‌‌‌