PT KAI Siaga Angkutan Lebaran, Siapkan 4 Juta Kursi

Rabu, 13 April 2022 20:15 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

IMG_20220413_202545.jpg
Dirut PT KAI Didik Hartantyo bersama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming meresmikan masjid Annur di kompleks Stasiun Solo Balapan

SOLO (Soloaja.co) – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyediakan 260 ribu tiket dengan 4 juta seat atau tempat duduk bagi penumpang, selama masa lebaran tahun 2022.

Direktur Utama PT KAI Didik Hartantyo menjelaskan PT KAI akan menyediakan 35 kali perjalanan di samping ada 250 kali perjalanan rutin, untuk mengantisipasi para pemudik via moda kereta api dan memfasilitasi mudik gratis.

“Kita akan fleksibel karena Menhub dan Menko PKM meminta kereta api harus siaga dalam mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang. KAI juga menyediakan angkutan motor gratis untuk mengurangi kepadatan lalau lintas di jalan raya,” terang Didik, saat peresmian Masjid Annuur di lingkungan Stasiun Solo Balapan, Rabu 13 April 2022.

Peresmian masjid dilakukan  oleh Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka, didampingi Excekutive Vice President Daop 6 Yogyakarta PT KAI Iwan Eka Putra, Direktur Operasi Iwan Hermawan Purwadinata, Direktur Sarana Eko Purwanto, Direktur Pengamanan John Roberto serta segenap anggota Forkopimda Kota Surakarta.

Pada kesempatan tersebut, Walikota Gibran melakukan pemukulan bedug sebanyak 5 kali, sebelum membubuhkan tanda tangan di atas prasasti bersama Direktur Utama PT KAI. Selain itu, Walikota dan dirut PT KAI menyerahkan santunan kepada 10 anak tidak mampu.

“Masjid ini diharapkan sangat bermanfaat bagi umat Islam sekitar Stasiun Balapan khususnya bagi para pemudik yang baru saja datang bisa bersembahyang sebelum menuju daerah asal masing – masing,” kata Wali Kota Gibran.

Menyinggung tindakan antisipasi mengatasi kepadatan lalu lintas sebagai dampak kedatangan pemudik khususnya di depan Stasiun Balapan, Gibran menyiapkan angkutan BST.

"Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik di Balapan, kami sediakan angkutan BST dan pihak dishub akan turun tangan dan fokus pada titik – titik tertentu." Pungkas Gibran.