Wonogiri
Minggu, 26 Juli 2026 12:45 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

WONOGIRI (Soloaja.co) - Polsek Purwantoro Polres Wonogiri mengawal pelaksanaan kegiatan Pelayanan SPELING MELESAT, ACF, dan CKG Terintegrasi yang diselenggarakan Puskesmas Purwantoro I di Balai Desa Kepyar, Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri, Sabtu (25/7/2026).
Langkah ini dilakukan guna memastikan keterjangkauan serta kelancaran program peningkatan mutu pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah perbatasan tersebut.
Agenda pelayanan terpadu yang dimulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri Kepala Desa Kepyar Mei, Kanit Binmas Polsek Purwantoro Aiptu Hari, Bhabinkamtibmas Briptu Ricy, Plt. Kepala Puskesmas Purwantoro I dr. Brianita Rizki Ratna Kiyenda beserta jajaran tim medis, perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri, serta para kader Posyandu Desa Kepyar.
“Program terintegrasi ini difokuskan pada penguatan deteksi dini penyakit tidak menular (PTM), penemuan aktif kasus Tuberkulosis (TBC), pemberian pemeriksaan fisik cuma-cuma, hingga penanganan stunting secara komprehensif.” Kata Kanit Binmas Polsek Purwantoro Aiptu Hari.
Dalam pelaksanaannya, masyarakat mengakses ragam program, mulai dari SPELING MELESAT berupa cek tekanan darah, gula darah, dan kolesterol, Active Case Finding (ACF) untuk penjarangan risiko TBC, hingga Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang mencakup konsultasi gizi balita.
Tercatat sebanyak 100 warga Desa Kepyar memanfaatkan fasilitasi pemeriksaan terpadu ini. Berdasarkan rekapitulasi penanganan medis, sebanyak 70 warga lanjut usia menjalani pemeriksaan Rontgen dada, sementara 57 warga lainnya mengikuti prosedur pengambilan sampel dahak guna memetakan potensi penularan TBC sejak dini.
Mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo menegaskan komitmen jajarannya dalam menyokong agenda kemanusiaan lintas sektor di daerah.
“Kehadiran personel kepolisian bertujuan menjamin keamanan dan ketertiban sekaligus memperkuat keterlibatan elemen negara dalam menyokong taraf hidup bersih dan sehat masyarakat di pelosok pedesaan.” Pungkas AKP Anom.
Bagikan