Persiapan Pilmapres 2026, DKV ISI Surakarta Gelar Pembekalan

Minggu, 15 Maret 2026 09:08 WIB

Penulis:Kusumawati

Editor:Redaksi

1001461713.jpg
Persiapan Pilmapres 2026 DKV FSRD ISI Solo (Soloaja)

SOLO (Soloaja.co) – Program Studi (Prodi) Desain Komunikasi Visual (DKV) FSRD ISI Surakarta mulai tancap gas mempersiapkan delegasi terbaiknya untuk ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) 2026. 

Langkah awal ini diwujudkan melalui agenda sosialisasi dan pembekalan internal yang digelar di Ruang Animasi Digital, Gedung V Kampus Mojosongo, Jumat (13/3).

Sebanyak delapan mahasiswa dari berbagai angkatan, mulai dari semester II, IV, hingga VI, tampak antusias menyimak pemaparan materi. 

Pertemuan ini difokuskan untuk membekali calon peserta mengenai strategi penyusunan portofolio dan pemenuhan kriteria seleksi, baik di tingkat internal kampus maupun jenjang wilayah dan nasional.

Dosen DKV ISI Surakarta sekaligus penanggung jawab program, Hening Laksani, menjelaskan bahwa pembekalan ini mengacu pada Panduan Pilmapres 2026 untuk Program Sarjana. 

Mahasiswa diarahkan untuk mulai menyusun Capaian Unggulan (CU) yang mencakup publikasi artikel ilmiah, pameran karya, hingga keaktifan di organisasi mahasiswa (Ormawa) dengan bukti valid.

"Kegiatan ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa agar lebih maksimal dalam membekali diri, sehingga mereka siap bersaing secara kompetitif dalam seleksi internal ISI Surakarta nantinya," tegas Hening dalam keterangan tertulisnya.

Selain portofolio CU, para peserta juga mendapatkan materi teknis mengenai penyusunan Proposal Gagasan Kreatif (GK), pembuatan video presentasi dalam bahasa Inggris berdurasi 5 menit, hingga pembuatan poster diri.

Salah satu peserta, Reyhan Jovansa, menyambut positif inisiasi prodi tersebut. Menurutnya, pendampingan sejak dini sangat krusial mengingat banyaknya komponen penilaian yang harus disiapkan.

"Melalui sosialisasi dan pembekalan awal ini, kami merasa sangat terbantu untuk mencicil persiapan lebih dini agar lebih matang saat mengikuti tahapan seleksi nanti," ungkap Reyhan.