Wayang Kulit
Selasa, 25 Agustus 2026 08:22 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SUKOHARJO (Soloaja.co) — Gelak tawa dan kemeriahan memuncak di Lapangan Voli Jetis Permai (Jesper), RT 06/RW 10, Gentan, Baki, Sukoharjo, Senin (24/8/2026) malam. Pertunjukan wayang kolaborasi yang dipandu oleh dalang Ki Bayu Aji Pamungkas sukses mengocok perut warga dalam panggung puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Keunikan pertunjukan berdurasi 45 menit ini terletak pada pemeran tokoh Punokawan. Bukan diisi oleh seniman profesional, melainkan dimainkan langsung oleh empat warga Jetis Permai: Agus Rahmanto, Yuli Ernawan, Eko Setyo Winanto, S.E., dan Dr. Ari Sumarwono, S.H., M.H.
Ki Bayu Aji sengaja membawakan pertunjukan secara alur lepas tanpa naskah kaku. Cerita diangkat langsung dari humor, pengalaman, dan dinamika kehidupan sehari-hari di lingkungan Jesper.
“Saya tidak memberi mereka teks. Takutnya mereka justru stres. Cerita bisa hidup karena berangkat dari realitas dan pengalaman yang dekat dengan kehidupan mereka sendiri,” ujar Ki Bayu Aji usai pertunjukan.
Pentas semakin meriah dengan hadirnya artis profesional yang berperan sebagai istri Gareng, Petruk, dan Bagong, serta kemunculan tokoh Semar yang masuk sambil berjoget khas. Tidak hanya warga Jesper, penonton dari kampung sekitar turut memadati lokasi acara.
Penyelenggaraan tahun ini dikemas berbeda dari biasanya. Ketua Panitia HUT ke-81 RI Jetis Permai, Muhammad Leo Hardjono, menjelaskan bahwa panitia sengaja memisahkan agenda malam tirakatan dan pentas seni.
16 Agustus 2026: Malam Tirakatan (Fokus pada kekhidmatan doa bersama).
24 Agustus 2026: Malam Pentas Seni (Puncak hiburan dan perayaan).
Bagikan