Pemkab Sukoharjo
Minggu, 18 Oktober 2026 15:35 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SOLO (Soloaja.co) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo mengajak insan pers untuk bersama-sama menangkal persebaran hoaks melalui berita berbasis fakta, sekaligus masif mempromosikan potensi daerah di tengah derasnya arus disinformasi media sosial.
Pesan tersebut disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Sekda Sukoharjo, Roni Wicaksono, saat membuka acara Media Gathering dan Workshop Jurnalis Sukoharjo di kawasan wisata Dieng, Wonosobo, Jumat–Sabtu (16–17/10/2026).
Mewakili Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, Roni menekankan bahwa pers memiliki peran vital sebagai penyeimbang informasi di tengah ruang publik yang dipenuhi kabar tidak akurat.
"Kami menyadari kekuatan media sosial sangat besar. Sering kali muncul disinformasi sehingga diperlukan penyeimbang melalui pemberitaan berbasis fakta sebagai upaya menangkal hoaks," ujar Roni.
Selain membendung berita bohong, Pemkab Sukoharjo berharap rekan-rekan media aktif menggaungkan berbagai sektor unggulan Kabupaten Sukoharjo ke kancah nasional, seperti pariwisata, investasi, dan produk UMKM lokal.
Roni juga menyinggung terkait pembangunan infrastruktur jalan yang menjadi salah satu perhatian utama Plt Bupati Sukoharjo. Untuk menyajikan informasi teknis yang akurat terkait perbaikan jalan, jurnalis dipersilakan mengonfirmasi langsung ke DPUPR maupun Bapperida Sukoharjo.
Sementara itu, Kabag Prokopim Setda Sukoharjo, Wisnu Pramudiya Wardhana, menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para jurnalis peliput di wilayah Sukoharjo.
Perwakilan jurnalis Sukoharjo, Edwi Puryono, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap ajang semacam ini rutin dilaksanakan guna mempererat kolaborasi untuk kemajuan Sukoharjo.
Bagikan