hilal
Selasa, 24 Maret 2026 21:31 WIB
Penulis:Kusumawati
Editor:Redaksi

SUKOHARJO (Soloaja.co) — Semangat toleransi dan kerukunan antarumat beragama tampak nyata di Pondok Pesantren Modern Islam (PPMI) Assalaam, Pabelan, Kartasura, Senin (23/3). Institusi pendidikan Islam terkemuka tersebut menerima kunjungan resmi dari delegasi Biksu Sekolah Tinggi Ilmu Agama Budha (STIAB) Smaratungga, Ngampel, Boyolali.
Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua STIAB Smaratungga, Biksu Nyana Karuno Mahathera (Dr. Kabri, S.Ag, M.Pd), disambut hangat oleh jajaran pengasuh PPMI Assalaam di ruang pertemuan kantor pusat. Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan menjadi simbol kuat implementasi nilai ikramu dhuyuf atau memuliakan tamu yang diajarkan dalam syariat Islam.
Studi Manajemen Pendidikan
Dalam kunjungan tersebut, para Biksu menyampaikan ketertarikannya terhadap pola manajemen pendidikan Islam paripurna yang dijalankan PPMI Assalaam. Kurikulum yang memadukan keseimbangan antara aspek spiritual, intelektual, moral, hingga keterampilan teknis dinilai sebagai model pendidikan yang sangat komprehensif.
Konsep Islam Rahmatan lil 'Alamin yang diterapkan di Assalaam dipandang berhasil menciptakan santri yang unggul secara akademik namun tetap memiliki karakter sosial yang inklusif. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi STIAB Smaratungga dalam melihat bagaimana nilai-nilai agama ditransformasikan ke dalam sistem pendidikan modern.
Implementasi Pesan Damai
Pertemuan ini sekaligus menjadi momentum penting untuk mengaktualisasikan makna "Assalaam" yang berarti damai. Perwakilan pengasuh PPMI Assalaam menegaskan bahwa pesan perdamaian tidak hanya ditujukan bagi sesama Muslim, tetapi juga dijalin kuat dengan seluruh pemeluk agama sebagai fondasi harmoni sosial di Indonesia.
Diskusi yang berlangsung akrab tersebut diharapkan mampu memperkuat jejaring komunikasi antarlembaga pendidikan agama, khususnya di wilayah Solo Raya. Dengan adanya dialog lintas keyakinan ini, kedua institusi berkomitmen untuk terus menjaga kerukunan nasional serta memajukan dunia pendidikan berbasis karakter di Tanah Air.
Kunjungan diakhiri dengan suasana kekeluargaan dan komitmen untuk terus menjalin sinergi dalam berbagai ruang lingkup kemasyarakatan di masa depan.
Bagikan